Medan Minta PT KAI Pinjam Lahan Jembatan di Gang Damai

Dwi H. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 95 dibaca
Bisik.id
Medan Minta PT KAI Pinjam Lahan Jembatan di Gang Damai

Gambar atau konten salah?

Wali Kota Medan Rico Waas mengirimkan surat resmi kepada PT KAI untuk meminjam lahan dan aset di Gang Damai, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Medan Polonia. Surat tersebut bertujuan membangun jembatan penyeberangan yang sebelumnya merupakan jalur rel kereta api.

Menurut Ferry Ichsan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan, “Pak wali sudah menandatangani langsung surat ke PT KAI untuk memohon pinjam pakai lahan dan aset. Ini langkah penting agar pembangunan jembatan penyeberangan bagi masyarakat bisa segera direalisasikan,” ia menyatakan pada keterangannya pada 20 April 2026.

Setelah surat dikirim, Ferry menegaskan bahwa pihaknya akan mengadakan rapat koordinasi teknis bersama instansi dan OPD terkait. Koordinasi ini dimaksudkan untuk mengonfirmasi perkembangan pengajuan izin kepada PT KAI sekaligus mematangkan langkah lanjutan.

Sementara menunggu izin prinsip, SDABMBK (Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi) mulai menyiapkan tahapan teknis. Salah satu tugasnya adalah melakukan penilaian terhadap kondisi struktur pondasi jembatan yang ada saat ini. “Hasil penilaian itu nantinya menjadi dasar penyusunan perencanaan teknis, yang juga akan digunakan untuk pengajuan rekomendasi ke Balai Wilayah Sungai Sumatera II,” jelas Ferry.

Rekomendasi dari Balai Wilayah Sungai diperlukan karena lokasi jembatan berada di kawasan daerah aliran sungai, sehingga pembangunan harus memenuhi aspek teknis dan keselamatan.

Dukungan juga datang dari unsur TNI. Dalam peninjauan lapangan sebelumnya, pihak Kodim menawarkan bantuan pembangunan jembatan menggunakan konstruksi yang pernah diterapkan dalam rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh.

Jembatan eks perlintasan kereta api peninggalan era kolonial tersebut roboh akibat banjir dan sempat memutus akses penting antarwilayah. Wali Kota Medan sebelumnya telah meninjau langsung lokasi dan menegaskan komitmen Pemkot Medan untuk segera membangun kembali jembatan dengan desain yang lebih aman dan modern.

Ferry menegaskan kembali, “Yang paling utama saat ini persetujuan dari PT KAI. Kalau itu sudah ada, kita bisa langsung bergerak,” ia tegas.

Dengan langkah ini, Medan berupaya memperbaiki akses vital bagi warga, terutama pelajar, yang bergantung pada jembatan tersebut untuk aktivitas sehari‑hari. Persetujuan PT KAI menjadi kunci bagi kelanjutan proyek, sementara koordinasi teknis dan penilaian struktur akan memastikan keamanan dan keberlanjutan pembangunan.

Wali Kota MedanPT KAIjembatan penyeberanganBappeda MedanSDABMBKBalai Wilayah Sungai Sumatera IITNI Kodim

Komentar

Memuat komentar...