Media Italia Puji Veda Ega, Calon Bintang MotoGP Indonesia

Ningsih R. · 2 min baca · 4 bulan lalu · 59 dibaca
Bisik.id
Media Italia Puji Veda Ega, Calon Bintang MotoGP Indonesia

Gambar atau konten salah?

Performa Veda Ega Pratama di Moto3 Thailand 2026

Penampilan Veda Ega Pratama di ajang Moto3 Thailand pada tahun 2026 menarik perhatian media Italia. Salah satu media, Corsedimoto, menilai bahwa Indonesia mungkin telah menemukan calon pembalap yang bisa bersinar di kelas utama MotoGP.

Indonesia sudah lama menantikan kehadiran pembalapnya di MotoGP. Beberapa nama sebelumnya mencoba peruntungan namun belum berhasil menembus kelas tertinggi tersebut. Contohnya adalah Doni Tata Pradipta asal Yogyakarta, yang karirnya di Grand Prix hanya sampai kelas 250cc (tahun 2008) dan Moto2 (tahun 2013).

Saat ini, ada pembalap Indonesia lain, Mario Suryo Aji, yang juga berkompetisi di kelas Moto2 bersama Honda Team Asia. Namun, performa Mario Aji dinilai belum menunjukkan hasil yang diharapkan. Dalam balapan Moto2 di Thailand, misalnya, ia tidak berhasil menyelesaikan balapan.

Berbeda dengan Veda. Dalam penampilan perdananya di Moto3, Veda langsung memberikan kesan kuat. Ia berhasil finis di posisi kelima, suatu pencapaian yang signifikan untuk seorang rookie.

Selama rangkaian sesi di Sirkuit Buriram pekan lalu, Veda tampak percaya diri. Ia hanya sekali berada di luar posisi sepuluh besar, yaitu saat sesi latihan bebas kedua di mana ia menempati urutan ke-13.

Menurut ulasan Corsedimoto, pencapaian Veda sangat mengesankan. "Melangkah ke Kejuaraan Dunia Moto3 dan langsung nyaris meraih podium di balapan pertama adalah pencapaian yang luar biasa. Inilah yang dilakukan oleh Veda Pratama, pembalap muda Indonesia yang mengejutkan semua orang dalam debut absolutnya di Moto3 pada GP Thailand," tulis mereka.

Media tersebut menyoroti latar belakang Veda yang berbeda dibandingkan beberapa pembalap rookie lainnya. Veda tidak memiliki pengalaman sebagai pembalap wild card atau pengganti sebelumnya di Grand Prix. Walaupun ia sering melihat suasana Kejuaraan Dunia dari dekat, hal itu hanya sebagai bagian dari ajang pendukung, yaitu Red Bull MotoGP Rookies Cup.

Di Sirkuit Buriram, pembalap muda asal Gunungkidul ini membuktikan bahwa kehadirannya bukan sekadar formalitas. "Sejak awal akhir pekan, ia sudah masuk dalam jajaran pembalap papan atas: lolos langsung ke sesi Q2 dengan mudah, mengamankan posisi start kelima, dan menjadi tokoh protagonis yang agresif dalam perebutan podium," lanjut ulasan tersebut.

Mereka menyimpulkan, "Ini adalah awal yang tak terlupakan. Siapa tahu, mungkin Indonesia akhirnya telah menemukan bintang kecilnya sendiri di ajang balap Grand Prix."

Seri Moto3 selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada tanggal 20-22 Maret mendatang di GP Brasil, yang akan diadakan di Sirkuit Interlagos. Pertanyaannya adalah apakah Veda dapat mempertahankan performa awal yang menjanjikan ini.


Ringkasan Berita

  • Media Italia, Corsedimoto, memuji penampilan debut Veda Ega Pratama di Moto3 Thailand (2026), menyebutnya calon bintang MotoGP Indonesia.
  • Veda finis di posisi kelima sebagai rookie tanpa pengalaman wild card sebelumnya di Grand Prix.
  • Performa ini dibandingkan dengan pembalap Indonesia sebelumnya seperti Doni Tata Pradipta dan Mario Suryo Aji yang belum berhasil menembus MotoGP.
  • Veda menunjukkan konsistensi sejak sesi latihan, lolos langsung ke Q2, dan bersaing ketat memperebutkan podium.
  • Seri berikutnya akan diadakan di GP Brasil pada 20-22 Maret.
Veda Ega PratamaMoto3 ThailandMedia ItaliaCorsedimotoCalon Bintang MotoGPBalap MotorSirkuit Buriram

Komentar

Memuat komentar...