Mendapatkan Slot di UM: Pilih Jurusan Sepi Peminat 2026
Gambar atau konten salah?
Persaingan masuk perguruan tinggi negeri di Malang diperkirakan tetap ketat pada SNBT 2026. Banyak mahasiswa yang memikirkan strategi agar peluang diterima lebih tinggi. Salah satu cara yang sering dipertimbangkan adalah memilih jurusan yang sepi peminat.
Data dari daya tampung tahun 2026 dan jumlah peminat tahun sebelumnya menunjukkan beberapa program studi di Universitas Negeri Malang (UM) memiliki persaingan yang lebih longgar. Jika peserta dapat menentukan pilihan dengan cermat, peluang lolos menjadi lebih besar. Berikut daftar lengkap jurusan sepi peminat di UM.
- Pendidikan Seni Pertunjukan – Daya tampung 58 kursi, peminat tahun lalu 116 orang. Rasio cukup bersahabat.
- Pendidikan Fisika – 71 kursi, 121 peminat.
- Fisika Murni – 71 kursi, 123 peminat.
- Pendidikan Bahasa Jerman – 42 kursi, 163 peminat.
- Sains Aktuaria – 40 kursi, 158 peminat.
- Pendidikan Kimia – 66 kursi, 192 peminat.
- Pendidikan Bahasa Mandarin – 36 kursi, 236 peminat.
- Sejarah – 35 kursi, 220 peminat.
Setiap program memiliki karakteristik berbeda. Pendidikan Seni Pertunjukan cocok bagi yang berjiwa seni, dengan rasio kursi dan peminat yang cukup seimbang. Pendidikan Fisika dan Fisika Murni menawarkan peluang serupa; keduanya menyediakan 71 kursi, namun jumlah peminat masih jauh di bawah kapasitas.
Untuk yang tertarik bahasa asing, Pendidikan Bahasa Jerman menjadi pilihan menarik. Dengan 42 kursi, peminatnya hanya 163 orang, sehingga persaingan tidak terlalu ketat. Sains Aktuaria sedang naik daun di dunia keuangan. Meskipun hanya 40 kursi, peminatnya 158 orang, memberi ruang bagi calon mahasiswa yang berminat di bidang keuangan.
Jurusan Pendidikan Kimia menawarkan 66 kursi, namun peminatnya 192 orang. Persaingan masih realistis, namun tidak setebal jurusan lain. Pendidikan Bahasa Mandarin menonjol karena kebutuhan tenaga kerja yang menguasai bahasa tersebut. Dengan 36 kursi, peminatnya 236 orang, persaingan tetap terbuka.
Terakhir, Sejarah membuka 35 kursi. Peminatnya 220 orang, sehingga rasio masih lebih rendah dibandingkan jurusan sosial lainnya. Meskipun jumlah pendaftar tidak tinggi, kualitas program tetap baik dan prospek kerja luas.
Memilih jurusan yang tidak terlalu populer dapat menjadi strategi cerdas untuk memperbesar peluang lolos ke UM. Namun, penting untuk tetap mempertimbangkan minat dan kemampuan pribadi. Kesempatan ini bisa dimanfaatkan untuk mengejar karier di bidang yang sesuai, tanpa harus bersaing di program yang superketat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
