Menteri Pendidikan Kunjungi SMP Pati: Evaluasi 1,500 SPPG MBG
Gambar atau konten salah?
Abdul Mu'ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, mengunjungi SMP Negeri 8 Pati pada 12 April 2026 untuk meresmikan revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Pati. Di sana, ia menyampaikan kebijakan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan evaluasi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Ia menegaskan bahwa 1.500 SPPG sedang dalam proses evaluasi. “Ada 1.500 SPPG yang sekarang dievaluasi dan bahkan mungkin dicabut izinnya karena tidak melaksanakan MBG sebagaimana mestinya. Tapi MBG ini jalan terus karena ini kebijakan untuk membangun generasi yang kuat,” jelasnya.
Menurut Mu'ti, Badan Gizi Nasional (BGN) telah melakukan evaluasi ketat terhadap SPPG yang tidak mematuhi aturan MBG. “Sampai sekarang ini Badan Gizi Nasional telah melakukan evaluasi sangat ketat terhadap SPPG yang tidak melaksanakan MBG sesuai dengan aturan,” kata ia.
Program MBG tetap dijalankan, meski ada yang terancam dihentikan. “Yang terus akan disempurnakan adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), ini akan terus dilaksanakan. Kalau ada kurang-kurang itu nanti kita sempurnakan,” tambahnya.
Ia menekankan pentingnya pemanfaatan setiap sumber daya. “Kalau ada yang kurang, yang tidak dimanfaatkan semuanya jangan dibuang semuanya kalau ada kurangnya kita perbaiki, tapi yang sudah ada kita tingkatkan,” ungkapnya.
Mu'ti juga menginformasikan cakupan program. “Sekarang sudah ada 50 juta murid yang sudah menerima MBG. Jadi lebih 93 persen di Indonesia menerima MBG dan ini akan kita terus lanjutkan,” ujarnya.
Dengan fokus pada evaluasi dan peningkatan mutu, pemerintah berkomitmen agar MBG tetap berjalan sebagai upaya membangun generasi kuat. Program ini terus disempurnakan agar manfaatnya dapat dirasakan semua anak di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
