Menteri Pertahanan Tinjau Yonif TP 887/KJM di Lamongan
Gambar atau konten salah?
Menteri Pertahanan RI Sjafri Sjamsoeddin datang ke Desa Slaharwotan, Kecamatan Sambeng, Lamongan. Tujuannya meninjau langsung progres pembangunan Yonif TP 887/KJM, satuan infanteri teritorial yang sedang dibangun.
Menhan disambut oleh Dandim 0812/Lamongan, Deni Suryo Anggo Digdo, di lokasi. Selama kunjungan, ia menerima paparan lengkap tentang kemajuan markas, kondisi wilayah, dan rencana operasional satuan baru tersebut.
Rombongan menelusuri fasilitas yang tengah dibangun: barak prajurit, lapangan latihan, dan lahan ketahanan pangan. Semua bangunan masih dalam tahap akhir, namun sudah terlihat jelas skema operasional yang akan dijalankan.
Menhan menyatakan bahwa kehadiran Yonif TP 887/KJM tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga membantu masyarakat. Ia mengutip kata-kata berikut:
"Kehadiran Yonif TP 887/KJM di Lamongan bukan hanya untuk pertahanan, tapi juga membantu rakyat. Prajurit akan terlibat dalam ketahanan pangan, penanggulangan bencana, dan pembinaan wilayah," ujarnya.
Ia menekankan dukungan Pemerintah Kabupaten Lamongan dan jajaran TNI dalam pembangunan satuan tersebut. Menhan juga menyoroti konsep baru TNI AD:
"Yonif TP 887/KJM ini konsep baru TNI AD. Selain menjaga kedaulatan, prajurit juga menjadi motor pembangunan daerah," katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Muhammad Saleh Mustafa menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ia menambahkan:
"Kami ingin satuan ini segera operasional dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," ujarnya.
Penutupan kunjungan diwarnai peninjauan lanjutan area pembangunan dan penanaman pohon secara simbolis bersama prajurit. Langkah ini menandai komitmen bersama untuk meningkatkan kekuatan pertahanan wilayah Lamongan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat sekitar.
Dengan pembangunan Yonif TP 887/KJM, diharapkan wilayah Lamongan menjadi lebih aman dan masyarakat mendapatkan dukungan dalam bidang ketahanan pangan, mitigasi bencana, serta pembangunan infrastruktur lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
