Mobil Avanza Tabrak Siswa Pramuka di MTsN 1 Bojonegoro

Vera T. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 119 dibaca
Bisik.id
Mobil Avanza Tabrak Siswa Pramuka di MTsN 1 Bojonegoro

Gambar atau konten salah?

Di lapangan MTsN 1 Bojonegoro, latihan Pramuka pagi itu berlangsung tenang. Sekitar delapan puluh siswa kelas 7 dan 8 sedang fokus mempelajari teknik tali-temali ketika sebuah mobil tiba‑tiba muncul tanpa kendali.

Mobil tersebut berwarna hitam, bermerk Avanza, dan memiliki plat nomor AA 1239 RN. Kendaraannya, yang dikemudikan oleh seorang manajer proyek konstruksi, melaju dengan kecepatan tinggi dan arah tidak teratur, mengancam keselamatan para siswa.

Ahmad Nadif, salah satu pembina Pramuka dan saksi mata, menggambarkan situasi dengan tegas. Ia mengaku, “Tadi itu anak‑anak lagi latihan Pramuka, ada sekitar 80 anak. Tiba‑tiba mobil meluncur kencang sekali. Saya langsung teriak‑teriak histeris suruh anak‑anak lari. Mobilnya itu sempat oleng ke kanan terus ke kiri.”

Menurut Nadif, mobil tersebut meluncur hingga menabrak tiang bendera sekolah. Tiang itu menjadi penahan terakhir, menghentikan mobil dengan keras. Ia menambahkan, “Alhamdulillah, tertahan tiang bendera itu sampai patah. Kalau tidak ada tiang, mungkin anak‑anak sudah kena semua (tertabrak).”

Setelah benturan, para buruh bangunan dan guru segera berlari ke lokasi. Bagian depan mobil terlihat ringsek parah. Saat pintu dibuka paksa, pengemudi bernama Nurul Qomarulloh ditemukan tidak sadarkan diri, tubuhnya tersungkur di atas kemudi dengan luka di wajah. Nadif menyatakan, “Orangnya pingsan, tidak sadar. Tadi langsung dievakuasi, dibawa ke RSUD Sosodoro.”

Pengemudi sempat menyebut adanya kendala teknis pada transmisi kendaraan. Namun, ada dugaan lain di lapangan bahwa ia mungkin sedang mengantuk atau belum mahir mengoperasikan kendaraan matic di area sempit.

Hingga saat ini, lima siswi yang terkena benturan masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara (RS Wahyu Tutuko). Satreskrim Polres Bojonegoro telah menindaklanjuti kejadian ini, melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan sebagai barang bukti.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 01 Mei 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Sebuah mobil Avanza hitam yang dikemudikan oleh manajer proyek konstruksi menabrak lima siswi yang sedang berlatih Pramuka di halaman sekolah. Akibatnya, kelima siswi mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan medis.

Salah satu pekerja bangunan di lokasi, Mat, menceritakan detik‑detik mencekam tersebut. Ia mengaku, “Saya dengar suara ‘bruaaak’ kencang, lalu lari ke halaman. Saya lihat mobil Pak Nurul sudah menabrak tiang bendera. Sebelumnya mobil itu parkir di pojok sana, saat anak‑anak sedang latihan pramuka.”

Kejadian ini menyoroti pentingnya pengawasan lalu lintas di area sekolah, terutama ketika kendaraan bermotor berada di dekat area latihan. Meskipun tiang bendera berhasil menahan benturan, risiko lebih tinggi akan terjadi jika tidak ada penahan semacam itu. Keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama bagi semua pihak yang terlibat di lingkungan pendidikan.

Mobil AvanzaPramukaTabrakanMTsN 1 BojonegoroTiang BenderaRSUD SosodoroKeselamatan Siswa

Komentar

Memuat komentar...