Mobil China Raih 8,92% Pasar Malaysia 2025, Turun Harga
Gambar atau konten salah?
Penjualan mobil asal China di Malaysia menunjukkan kenaikan yang tajam. Dalam kurun tiga tahun terakhir, pangsa pasar merek China naik tujuh persen.
Empat tahun lalu, mobil China hampir tidak terlihat di jalanan Malaysia. Pada tahun 2022, hanya ada 578 unit mobil China terdaftar di antara 744.762 unit total registrasi. Pangsa pasar pada waktu itu hanya 0,08 persen.
Tahun berikutnya, situasinya berubah drastis. Pada 2023, daftar registrasi mobil baru mencatat 66.198 unit mobil China. Pangsa pasar melonjak menjadi 1,27 persen. Peningkatan ini mencerminkan minat konsumen yang semakin besar.
Di tahun 2024, trend tersebut terus berlanjut. Pangsa pasar mobil China di Malaysia mencapai 4,01 persen, menandai peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Keadaan tidak berhenti di situ. Pada 2025, data menunjukkan bahwa satu dari setiap 11 unit mobil baru yang terjual di Malaysia adalah merek China. Pangsa pasar mencapai 8,92 persen setelah lima bulan pertama tahun itu.
Selama periode tersebut, tidak ada merek lain yang mendekati tingkat pertumbuhan tersebut, kecuali Geely yang menggunakan merek Proton. Peningkatan ini mencerminkan dominasi merek China di pasar Malaysia.
Posisi teratas dalam daftar mobil terlaris juga mulai diwarnai merek China. Contohnya, Omoda Jaecoo menempati posisi kelima pada tahun 2025 dengan 17.845 unit terjual. Di bawahnya, BYD mencatat 14.407 unit, dan Chery berada di peringkat delapan dengan 12.942 unit. Ketiganya mengungguli merek-merek ternama seperti Mazda, Mercedes-Benz, BMW, dan Nissan.
Faktor utama di balik kenaikan ini meliputi penetapan harga yang agresif, fitur yang melimpah, serta opsi kendaraan EV dan PHEV. Selain itu, insentif yang masih diberikan untuk sejumlah merek China di Malaysia turut mendorong pertumbuhan penjualan.
Secara keseluruhan, data menunjukkan bahwa mobil China kini menjadi pemain penting di pasar Malaysia, dengan pangsa pasar yang terus meningkat dan dominasi di daftar terlaris. Keberhasilan ini didukung oleh strategi harga, fitur, dan kebijakan insentif yang memikat konsumen.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Polda Metro Jaya Dispensasi Perpanjangan SIM Mati 17/06
Toyota Hati-Hati Listrik, Fokus Hybrid & Hidrogen
Kepadatan Lalu Lintas Meningkat: 170 Juta Kendaraan 2025
Lexus Luncurkan The All New ES BEV di Pameran GIIAS
Video Tunjukkan Harga Pertalite Lebih Tinggi dari Pertamax
Prabowo Pilih Pindad Maung sebagai Kendaraan Presiden
Berita Terbaru
Messi Tampil di Enam Piala Dunia, Rekor Pertama Melaju
Shenzhen InnoX Academy Dukung 100 Startup AI & Hardware
Polda Sumsel Hadir di Pesantren Hari Bhayangkara ke‑80
Pemerintah Daerah Tegakkan Pengawasan Energi, Net Zero 2060
5 Barang Harus Dihindari di Teras Rumah untuk Keamanan
Polisi Siapkan 75 Personel untuk Demo Mahasiswa di Surabaya
Sopir Bus 23 Tahun Minta Donor Ginjal lewat TikTok Saat
Es Buah Jelly: Rasa Segar Leci dan Buah Asam Manis
Norwegia Kalahkan Irak 4-1, Haaland Cetak Brace Pertama