Mobil Merah Dinas Tertangkap Kemacetan, Bukan Pemkot
Gambar atau konten salah?
Mobil dinas berwarna merah dengan nomor polisi L 1901 EP menjadi sorotan setelah terjebak dalam kemacetan di Jombang. Video yang beredar di media sosial menunjukkan kendaraan itu sedang melintas di Jalan Arteri Nasional Bandarkedungmulyo pada saat arus mudik meluas. Banyak orang menyangka mobil tersebut dipakai untuk mudik Lebaran.
Menanggapi spekulasi tersebut, Pemerintah Kota Surabaya menegaskan bahwa kendaraan berwarna merah itu bukan milik pemkot. Mobil itu dimiliki oleh instansi lain di luar pemerintah kota.
Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Surabaya, Wiwiek Widayati, “Berdasarkan hasil pengecekan melalui database internal kami, kendaraan dengan nomor polisi tersebut bukan milik Pemkot Surabaya,” ujarnya pada 26 Maret 2026. Ia menambahkan bahwa pemkot memiliki mekanisme ketat dalam pengelolaan mobil dinas, terutama saat libur nasional dan cuti bersama.
Selama periode libur, semua kendaraan dinas dikumpulkan dan diamankan pada sore hari 17 Maret 2026. Dari 18 Maret 2026 hingga 24 Maret 2026, kendaraan tersebut tidak dipakai. “Sejak sore 17 Maret 2026, seluruh kendaraan dinas telah dikumpulkan dan diamankan, serta tidak digunakan selama masa libur nasional dan cuti bersama Nyepi dan Hari Raya Idulfitri. Kendaraan tersebut baru dapat diambil kembali pada 24 Maret 2026,” jelas Wiwiek.
Wiwiek juga menjelaskan bahwa selama masa cuti bersama, hanya kendaraan operasional tertentu yang tetap beroperasi. Kendaraan tersebut meliputi ambulans, pemadam kebakaran, patroli, serta armada penanganan kebersihan dan bencana. “Kendaraan dinas yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat tetap diizinkan beroperasi, asalkan hanya digunakan untuk menjalankan tugas di wilayah Surabaya,” tambahnya.
Dengan demikian, mobil berwarna merah yang terlihat di Jombang bukan milik pemerintah kota Surabaya. Kendaraan tersebut dipakai oleh instansi lain dan tidak terlibat dalam operasi dinas kota selama periode liburan. Penyebaran video menambah kebingungan, namun klarifikasi resmi menegaskan keteraturan pengelolaan armada dinas Surabaya selama cuti bersama.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
