Modi Yakin Restorasi Prambanan Tarik Wisatawan India
Gambar atau konten salah?
Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyampaikan keyakinannya bahwa restorasi Candi Prambanan akan menarik lebih banyak wisatawan dari India ke Indonesia. Ia menyebut candi ini sebagai warisan budaya yang menghubungkan dua bangsa.
Modi menyampaikan hal ini langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, proyek restorasi ini bisa mendorong sektor pariwisata Indonesia secara signifikan. Candi Prambanan, kata Modi, berpotensi menjadi destinasi wisata religi bagi umat Hindu dari India.
"Saya dapat meyakinkan Anda, setelah upaya bersama kita dalam renovasi, jumlah wisatawan dan umat dari India akan tumbuh secara eksponensial di masa mendatang," ujar Modi pada Rabu, 8 Juli 2026.
Proyek restorasi ini berjalan di bawah program kerja sama yang diberi nama Indonesia-India Collaborative Cultural Heritage Conservation. Program ini akan fokus pada lebih dari 200 candi perwara yang berada di halaman kedua kompleks Prambanan. Kerja sama ini direncanakan berlangsung dalam jangka panjang, dari tahun 2026 hingga 2036.
Beberapa pendekatan teknis akan diterapkan dalam proyek ini. Survei LiDAR, rekonstruksi digital berbasis AI, metode anastilosis, dan dokumentasi digital menjadi bagian dari rencana kerja. Target dari kerja sama ini mencakup konservasi fisik situs, penguatan dokumentasi ilmiah, peningkatan pengelolaan kawasan, penguatan kerja sama budaya, serta transfer keahlian antara Indonesia dan India.
Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas kunjungan Modi ke Candi Prambanan. Ia menegaskan bahwa candi ini bukan hanya simbol kejayaan sejarah dan budaya Indonesia. Lebih dari itu, candi ini menjadi bukti hubungan peradaban antara Indonesia dan India yang telah berlangsung selama lebih dari seribu tahun.
"Candi Prambanan bukan hanya simbol kejayaan sejarah dan kebudayaan Indonesia, tetapi juga pengingat akan kuatnya hubungan peradaban yang telah terjalin antara Indonesia dan India selama lebih dari 1.000 tahun," kata Prabowo.
Prabowo juga menjelaskan bahwa komitmen kerja sama ini menunjukkan hubungan kedua bangsa tidak hanya dibangun di atas kerja sama politik, ekonomi, dan pertahanan. Hubungan ini juga berakar kuat pada nilai budaya dan ilmu pengetahuan. Ia berharap kerja sama antara Indonesia dan India dapat berjalan semakin erat, kokoh, dan saling menguntungkan.
"Semoga persahabatan Indonesia dan India semakin kokoh, erat, dan terus menghasilkan kerja sama yang nyata serta saling menguntungkan bagi kedua negara dan rakyat," pungkas Prabowo.
Kunjungan Modi ke Candi Prambanan dan proyek restorasi yang diumumkan menunjukkan bahwa hubungan bilateral kedua negara tidak hanya berfokus pada aspek politik dan ekonomi, tetapi juga pada pelestarian warisan budaya bersama. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat ikatan sejarah yang sudah ada selama berabad-abad.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
