Monyet Tergelantung di Jalan Puncak, Ditangani Satpam Malang

Dian P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 56 dibaca
Bisik.id
Monyet Tergelantung di Jalan Puncak, Ditangani Satpam Malang

Gambar atau konten salah?

Monyet dengan ekor panjang muncul di Jalan Puncak Borobudur, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Satwa yang diduga liar sempat melintasi jalan utama dan masuk ke area perumahan. Warga merasa was-was, lalu petugas keamanan setempat mengarahkan monyet itu keluar pemukiman.

Monyet tersebut terlihat bergelantungan di atas kabel penunjang jalan. Video yang terekam oleh ponsel warga menampilkan petugas keamanan berusaha menahan hewan itu agar tidak masuk ke klaster hunian. Dalam video, terlihat beberapa petugas menunduk dan menggerakkan monyet dengan lembut.

Imam, salah satu petugas keamanan, menjelaskan bahwa aksi tersebut bukan penangkapan. "Bukan (ditangkap). Itu hanya digiring supaya enggak masuk klaster. Biar enggak ke pemukiman, jadi digiring supaya dia enggak masuk pemukiman," ujar Imam saat ditemui di lokasi pada 04 Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa setelah digiring menjauh dari akses jalan, monyet itu kabur menuju area belakang perumahan. "Digiring terus sampai lari ke pohon bambu yang di belakang itu. Jadi enggak sampai masuk klaster, soalnya membahayakan anak kecil," kata Imam.

Menurut Imam, monyet pertama kali muncul di area Boulevard perumahan pada Sabtu (02 Mei 2026) pagi. Ia tidak mengetahui asal satwa tersebut, apakah peliharaan yang melarikan diri atau monyet liar dari habitat sekitar. "Tidak tahu punya siapa. Kayaknya liar. Mulai dari bawah terus jalan ke sini," ungkapnya.

Ramadini, saksi mata yang melihat langsung kejadian, mengungkapkan bahwa ukuran monyet cukup besar dan menimbulkan rasa takut. Ia mengetahui keberadaan monyet melalui media sosial sebelum bertemu langsung saat mengunjungi rumah kerabatnya di Jalan Puncak Borobudur. "Pak satpam yang menghadang juga keliatannya takut, karena ukuran monyet memang besar, bukan lagi anakan atau seperti topeng monyet, jadi pasti mereka was-was juga," kata Ramadini.

Ia menambahkan bahwa keberadaan monyet liar tersebut cukup meresahkan. Sebelum memasuki area perumahan, monyet itu diduga menempuh perjalanan yang cukup jauh. Beberapa warga melaporkan penampakan serupa di Jalan Candi Bajang Ratu hingga ke area Soekarno-Hatta (Suhat). "Awalnya saya tahu dia di daerah jalan candi bajang ratu, lalu ada berita juga dia di suhat, sebelum saya ketemu langsung diperumahan ini. Hanya 1 ekor," pungkasnya.

Keberadaan monyet ini menambah ketegangan di lingkungan perumahan. Petugas keamanan tetap waspada, menunggu kemungkinan kedatangan satwa lain. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan melaporkan setiap aktivitas aneh. Monyet ini akhirnya berhasil digiring keluar tanpa menimbulkan cedera pada warga maupun hewan peliharaan.

Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan satwa liar di daerah perkotaan. Meskipun situasinya tidak menimbulkan kerusakan besar, potensi risiko bagi anak kecil dan hewan peliharaan tetap menjadi perhatian. Kejadian ini juga menunjukkan bagaimana petugas keamanan dapat menangani situasi dengan cara yang aman dan tidak menimbulkan konflik.

Monyet liarJalan Puncak BorobudurPetugas keamananMalangPerumahanSatwa liarRisiko anak kecil

Komentar

Memuat komentar...