MPASI Dini di Indonesia: Apa yang Harus Diketahui Orang Tua
Gambar atau konten salah?
Perdebatan tentang MPASI dini kini menjadi topik hangat di media sosial. Banyak postingan yang menimbulkan perdebatan antara pendukung dan penentang pemberian makanan pendamping ASI sebelum bayi berusia enam bulan.
Dr. Meta Hanindita, SpA, spesialis anak, menjelaskan bahwa istilah MPASI dini sering disalahpahami. “MPASI dini itu definisinya adalah MPASI yang diberikan di usia kurang dari 4 bulan. Kalau dikasih pas usia 4 bulan teng ya namanya bukan MPASI dini,” jelasnya melalui Thread pada 31 Mei 2026.
Ia menambahkan bahwa di beberapa negara Eropa, rekomendasi MPASI dimulai sejak usia 17 minggu atau sekitar empat bulan. Namun Indonesia mengikuti pedoman World Health Organization yang menyarankan ASI eksklusif hingga usia enam bulan. “Kenapa beda?” tanya dr. Meta. Ia menjelaskan perbedaan tersebut terkait kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat yang berbeda.
“Di negara maju, sumber air bersih mudah, status ekonomi dan sosial berbeda, hygiene juga berbeda,” ujarnya. Menurutnya, jika rekomendasi MPASI usia empat bulan diterapkan secara luas di Indonesia, risiko bisa lebih besar. “Sumber air belum tentu bersih, hygiene yang kurang malah bisa meningkatkan risiko infeksi pada bayi yang tentu masih rentan. MPASI yang kurang bergizi juga justru bisa menyebabkan malnutrisi,” jelasnya.
Apakah bayi boleh menerima MPASI sebelum enam bulan? Dr. Meta menegaskan bahwa rekomendasi umum di Indonesia adalah mulai MPASI pada usia enam bulan, namun tidak berarti semua bayi harus mengikuti aturan tersebut secara mutlak. Ia mengatakan, “Di kondisi tertentu dokter dapat menyarankan MPASI sebelum usia enam bulan, tetapi setelah bayi berusia lebih dari empat bulan.”
Ia menekankan bahwa keputusan tersebut harus didasarkan pada evaluasi medis, misalnya bila kenaikan berat badan bayi kurang optimal atau terdapat kondisi khusus lainnya. “Selama ada indikasi, sudah dievaluasi tanda kesiapan makan, dan atas advis dokter,” ujarnya.
Oleh karena itu, orang tua disarankan untuk tidak hanya mengikuti informasi yang beredar di media sosial. Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter anak sebelum memutuskan memberikan MPASI lebih awal kepada bayi.
Kesimpulannya, MPASI dini diartikan sebagai pemberian makanan sebelum usia empat bulan. Di Indonesia, rekomendasi ASI eksklusif hingga enam bulan tetap dianjurkan, kecuali ada indikasi medis yang memerlukan penyesuaian. Keputusan pemberian MPASI lebih awal harus didasari evaluasi dokter dan kondisi kesehatan bayi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
