Mudik H-1 Lebaran: 14.974 Penumpang Berangkat Purabaya
Gambar atau konten salah?
H-1 Idulfitri 1447 H – Terminal Purabaya di Sidoarjo mencatat arus mudik yang melambat pada 20 Maret 2026. Meskipun begitu, penumpang masih datang secara bergelombang hingga sore.
Reta, 31 tahun, mengaku melakukan mudik ke Malang bersama suami dan anak pada H-1 Lebaran. Selama ini ia biasanya menggunakan kendaraan pribadi, namun kondisi cuaca membuatnya memilih bus. Ia memakai bus pada perjalanan pulang, lalu menggunakan tiket kereta. “Liburan berakhir, kembali ke Sidoarjo,” kata Reta di terminal.
Data terakhir dari Sarah Eser, petugas terminal, menunjukkan 14.974 penumpang berangkat antara pukul 00.00–16.00 WIB. 258 bus membawa 4.696 penumpang di jalur AKAP, sementara 446 bus mengantar 10.278 penumpang di jalur AKDP.
Penumpang datang lebih sedikit. Antara jam 00.00–16.00 WIB, 11.942 penumpang datang. 257 bus menjemput 2.405 penumpang di AKAP dan 471 bus menampung 9.541 penumpang di AKDP.
Arus mudik di Terminal Purabaya tetap berlanjut meski sedikit menurun. Reta memilih bus karena cuaca, dan data menunjukkan lebih banyak penumpang berangkat dibandingkan datang. Terminal berhasil mengelola ribuan penumpang pada hari H-1 Idulfitri.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
