Muktamar NU 2026 Digelar di Jombang
Gambar atau konten salah?
Keputusan mengenai tempat penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) akhirnya diumumkan. Rapat gabungan antara Syuriyah dan Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memilih Pondok Pesantren Tambakberas di Jombang, Jawa Timur, sebagai lokasi acara. Muktamar akan berlangsung selama empat hari, mulai 27 Agustus hingga 30 Agustus 2026.
Rapat yang digelar pada Selasa malam, 07 Juli 2026, itu dipimpin langsung oleh Rais Aam PBNU, KH Miftachul Ahyar. Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut tidak hanya membahas lokasi. "Selain menetapkan lokasi muktamar, rapat juga memutuskan pelaksanaan muktamar digelar pada 27 sampai 30 Agustus 2026," ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Rabu, 08 Juli 2026.
Setelah lokasi dan tanggal diputuskan, Gus Ipul meminta seluruh pengurus NU di tingkat wilayah dan cabang untuk fokus pada persiapan. Ia juga mengingatkan agar jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya, terutama yang beredar di media sosial. Menurutnya, tidak semua informasi di media sosial itu benar. "Jangan mudah terbawa berita hoaks. Yang di media sosial itu tidak semuanya benar. Bahkan ada yang fitnah," kata Gus Ipul. Ia menambahkan, sebagian informasi bahkan sengaja dibuat untuk memecah konsentrasi organisasi.
Dalam rapat pleno gabungan tersebut, PBNU juga menyepakati kebijakan khusus untuk Pengurus Wilayah NU (PWNU) dan Pengurus Cabang NU (PCNU) di seluruh Tanah Papua. Kebijakan ini diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi dan kebutuhan organisasi di wilayah Papua. Rapat dihadiri oleh jajaran pengurus inti PBNU, baik dari unsur Syuriyah maupun Tanfidziyah. Hadir antara lain Rais Aam PBNU, dua Wakil Rais Aam, Ketua Umum PBNU, Sekjen PBNU, Katib Aam, Bendahara Umum PBNU, serta para pengurus PBNU lainnya.
Keputusan ini mengakhiri spekulasi mengenai lokasi muktamar yang sempat menjadi perbincangan. Pemilihan Pondok Pesantren Tambakberas, yang merupakan salah satu pesantren besar di Jawa Timur, menunjukkan kesinambungan tradisi NU dalam menggelar acara besar di lingkungan pesantren. Muktamar ke-35 ini akan menjadi ajang penting bagi warga NU untuk merumuskan arah organisasi ke depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
