MV Hondius di Tenerife, WHO Evakuasi Wabah Hantavirus

Vera T. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 84 dibaca
Bisik.id
MV Hondius di Tenerife, WHO Evakuasi Wabah Hantavirus

Gambar atau konten salah?

MV Hondius berlabuh di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, pada 10 Mei 2026 setelah terdeteksi wabah hantavirus jenis Andes virus. Penumpang dan awak kapal dievakuasi secara bertahap, sehingga sebagian besar dapat turun dari kapal hari itu.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus memposting video di akun X yang menampilkan penumpang pertama yang meninggalkan MV Hondius. Video tersebut menandai akhir dari fase evakuasi pertama.

Dalam kiriman tersebut, Tedros menuliskan: “Sebagian besar penumpang dan awak kapal pesiar MV Hondius berhasil turun kapal hari ini. Saya berterima kasih kepada Menteri Kesehatan (Menkes) Spanyol Monica Garcia, , Fernando Grande-Marlaska dan @avtorresp, tim @sanidadgob, @interiorgob dan @territorialgob mereka, dan seluruh pemerintah #Spanyol atas kepemimpinan dan keunggulan teknis yang ditunjukkan sepanjang operasi ini,

Ia menegaskan bahwa WHO akan terus bekerja sama erat dengan para ahli di semua negara yang terlibat. Menurutnya, koordinasi tetap menjadi kunci untuk menjaga kesehatan dan keselamatan penumpang, awak kapal, petugas tanggap darurat, hingga masyarakat.

Monica Garcia, Menteri Kesehatan Spanyol, menginformasikan bahwa seluruh penumpang dan awak kapal telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Ia berkata, “Kami bekerja sama dengan WHO dan para ahli untuk melakukan penilaian epidemiologis dan tidak ada yang menunjukkan gejala,

WHO mengumumkan bahwa penumpang yang menunjukkan gejala akan diterbangkan ke Belanda untuk perawatan medis lanjutan.

Keberadaan kapal di pelabuhan memicu aksi protes dari sejumlah pekerja pelabuhan. Mereka khawatir kapal dapat membahayakan kesehatan dan mengganggu aktivitas kerja di pelabuhan.

Seorang pekerja mengaku khawatir karena minimnya informasi terkait penularan virus dan perlindungan yang tersedia bagi petugas di lapangan.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, Tedros menegaskan bahwa wabah hantavirus berbeda dengan pandemi COVID-19. Ia berkata, “Penyakit ini bukan COVID. Dan kami telah mengatakannya berkali-kali sebagai WHO. Dan ketika kami mengatakan ini, kami tidak menganggapnya enteng,

WHO mencatat bahwa dari sekitar 150 penumpang dan awak kapal, terdapat enam kasus hantavirus yang sudah terkonfirmasi dan dua kasus suspek. Wabah tersebut sejauh ini telah menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Wabah ini menyoroti pentingnya koordinasi internasional dalam menanggapi penyakit menular. Evakuasi bertahap, pemeriksaan kesehatan menyeluruh, dan rencana perawatan di luar negeri menjadi langkah-langkah kunci yang diambil untuk meminimalkan risiko penyebaran dan memastikan keselamatan semua pihak terkait.

MV Hondiushantavirus Andesevakuasi kapalWHOTenerifekoordinasi internasionalpenularan virus

Komentar

Memuat komentar...