Nama Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah Viral di Nganjuk
Gambar atau konten salah?
Isa Al‑Masih Putra Muhammadiyah menjadi sorotan di media sosial setelah menempati posisi khatib salat Idul Fitri di Nganjuk. Nama uniknya menarik perhatian banyak orang.
Menurut Fatah Al Basid, ayah kandung Isa, tidak ada cerita khusus di balik penamaan anaknya. Ia hanya ingin memberi nama Isa Al Masih, nama Nabi yang jarang dipakai di kalangan umat Muslim.
Namun, Basid menambahkan “Putra Muhammadiyah” agar tidak tersalah paham. “Nama Isa sering dianggap orang nonmuslim. Makanya saya tambahkan Putra Muhammadiyah agar jelas,” ujarnya.
Basid juga mengingatkan bahwa Isa masih duduk di bangku SD ketika harus dirujuk rumah sakit. Ia pernah mengalami tiga kali situasi di mana Isa dikira nonmuslim.
Di X, akun @MuhammadiyinGL mengunggah foto berisi nama Isa Al‑Masih Putra Muhammadiyah pada 19 Maret 2026. Captionnya “Salat Ied paling greget” menandai kehadiran Isa sebagai khatib di Masjid Al Muta’allimin Perguruan Muhammadiyah.
Gambar tersebut berasal dari poster resmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Nganjuk yang mencantumkan 38 lokasi salat Idul Id 2026 beserta nama imam dan khatib.
Ringkasan: Isa Al‑Masih Putra Muhammadiyah, khatib salat Idul Fitri di Nganjuk, mendapat sorotan karena nama uniknya. Ayahnya, Fatah Al Basid, memberi nama tersebut setelah Nabi, lalu menambahkan “Putra Muhammadiyah” untuk menegaskan identitas Muslim, karena Isa pernah salah dipahami sebagai nonmuslim. Postingan di X pada 19 Maret 2026 memperlihatkan namanya dan menandai peran sebagai khatib.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
