Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN untuk Makan Bergizi
Gambar atau konten salah?
02 Juni 2026 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Posisi ini menggantikan Dadan Hindayana. Pengumuman resmi datang langsung dari Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, melalui keterangan pers yang disiarkan pada hari Selasa.
Dalam pernyataannya, Prasetyo menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah evaluasi mendalam dan didukung oleh masukan berbagai pihak. Ia menambahkan, “Presiden terus mendengarkan dan mendapatkan masukan dari berbagai pihak, baik dari kementerian-kementerian terkait, maupun dari masyarakat termasuk dari penerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional,”
Nanik S Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Ia memulai karier profesionalnya di dunia media, bekerja sebagai wartawati di Tabloid Bangkit. Pengalaman komunikasinya berkembang ketika ia terlibat dalam berbagai program pemerintah.
Perjalanan kariernya di pemerintahan dimulai ketika ia dipercaya menjabat sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan. Di sana, ia terlibat langsung dalam pemetaan dan pelaksanaan program kesejahteraan bagi masyarakat ekonomi lemah. Pada 17 September 2025, ia diangkat menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Bersamaan dengan pelantikan, ia diberhentikan secara hormat dari jabatan di Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan untuk memfokuskan seluruh kinerjanya pada sektor gizi.
Nama Nanik mulai dikenal lebih luas ketika ia bergabung dalam tim pemenangan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Koalisi Adil Makmur untuk pasangan Prabowo Subianto‑Sandiaga Uno.
Dengan pengalaman di media, kebijakan sosial, dan partisipasi dalam kampanye politik, Nanik membawa latar belakang yang beragam ke posisi kepala BGN. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kecukupan gizi masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
