Oloan Paniaran Nababan Mundur dari Ketua DPC PDIP Humbahas
Gambar atau konten salah?
Oloan Paniaran Nababan, yang kini menjabat sebagai Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), telah mengundurkan diri dari posisi Ketua DPC PDIP Humbahas. Keputusan ini diumumkan pada 12 April 2026, dan diambil agar ia dapat lebih fokus pada tugas kepemimpinan di daerah.
Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dipublikasikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Oloan memiliki total harta sebesar Rp 94.671.501.825 untuk periode tahun 2025. “TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp 94.671.501.825,” tertulis di situs LHKPN.
Rincian harta tersebut meliputi 19 bidang tanah dan bangunan senilai Rp 93.600.000.000, yang tersebar di Jakarta Timur dan Bogor. Selain itu, Oloan melaporkan kepemilikan tiga sepeda motor dan tiga mobil dengan nilai Rp 763.500.000, serta kas dan setara kas sebesar Rp 287.000.000.
Oloan terpilih sebagai Bupati Humbahas pada Pilkada 2024, setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati. Ia mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPC pada bulan ini, namun belum ada pengganti yang ditunjuk.
Rapidin Simbolon, Ketua DPD PDIP Sumut, menegaskan alasan mundurnya Oloan. “Iya, dia (Oloan) mundur karena katanya mau fokus kerja di pemerintahan,” ujar Rapidin pada 12 April 2026. Ia juga menambahkan bahwa Oloan masih tetap menjadi kader PDIP, meski tidak lagi memegang jabatan pengurus.
Rapidin menyatakan akan meminta klarifikasi lebih lanjut mengenai status kepengurusan Oloan. “Nggak, dia masih kader PDI Perjuangan, nanti klarifikasi lagi ke dia apakah nanti tetap jadi pengurus atau jadi kader,” tambahnya.
Menjelaskan situasi saat ini, Rapidin menegaskan bahwa belum ada pengganti Ketua DPC PDIP Humbahas yang ditunjuk. “Belum (ada pengganti Ketua DPC PDIP Humbahas yang ditunjuk), masih baru ini,” ujarnya.
Oloan tetap berperan aktif sebagai Bupati, sementara posisi Ketua DPC masih kosong. Keputusan ini menandai pergeseran prioritas bagi pejabat publik, menekankan pentingnya fokus pada tugas pemerintahan. Harta yang dimiliki Oloan menunjukkan nilai aset yang signifikan, menambah konteks tentang latar belakang keuangan pejabat tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Sarwendah Bantah Halangi Ruben Onso Temui Anak
Menteri Kesehatan Dorong Pasien TBC Masuk Penerima Makan Bergizi Gratis
Gempa 3,2 Magnitudo Guncang Tapanuli Utara
BMKG Peringatkan Hujan Petir di Dua Daerah Sumbar
Amanda Manopo Pilih Fokus Rawat Bayi, Tunda Syuting
Mahasiswa HKBP Nommensen Robohkan Pagar DPRD Sumut
Berita Terbaru
Toyota Fortuner Pelat Merah Dilelang, Pajak Cuma Rp 1,8 Juta
Tecno Rilis EllaClaw, Agen AI yang Bisa Otomatiskan Tugas Ponsel
Ahli Bantah Gempa California dan Jepang Saling Terkait
Jepang Kembali Gagalkan Tim Eropa, Lolos ke 32 Besar Piala Dunia
Bali Siapkan 3 Kawasan Surga Pajak, Pajak 0% Ditawarkan
Jokowi ke Lampung Jumat, Ajak Warga Foto Bersama
Sekretaris Dinas Bangkalan Tewas Misterius di Mobil Dinas Bandara