Panduan Perjalanan AS Ringkas ke Kanada Selama Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Amerika Serikat menyesuaikan panduan perjalanan bagi warganya yang berencana mengunjungi Kanada selama Piala Dunia 2026.
Perubahan ini dibuat untuk menanggapi lonjakan wisatawan dan suporter yang diperkirakan akan mengisi perbatasan kedua negara selama turnamen berlangsung.
Menurut FIFA, lebih dari 350 ribu wisatawan internasional akan datang ke Toronto dan Vancouver, dua kota tuan rumah di Kanada. Sementara 1,2 juta penggemar sepak bola dari berbagai negara diprediksi akan mengunjungi Amerika Utara selama ajang tersebut.
Mobilitas suporter diperkirakan meningkatkan arus perjalanan lintas negara di kawasan Amerika Utara. Banyak pengunjung diprediksi bepergian antara AS, Kanada, dan Meksiko untuk menyaksikan pertandingan di berbagai kota tuan rumah.
Data terbaru pada 16 Juni 2026 menunjukkan sedikitnya 6 juta warga dari tiga negara tuan rumah berencana menyeberangi perbatasan untuk menghadiri pertandingan di negara tetangga.
Meski demikian, pemerintah AS tetap menempatkan Kanada pada tingkat peringatan perjalanan terendah. Dengan kata lain, pembaruan panduan tersebut tidak terkait dengan peningkatan risiko keamanan, melainkan untuk membantu wisatawan mempersiapkan diri menghadapi potensi kepadatan di perbatasan, bandara, serta jalur transportasi lainnya selama Piala Dunia 2026 berlangsung.
Pemerintah AS juga mengingatkan para pelancong untuk memastikan dokumen perjalanan mereka masih berlaku dan mempersiapkan waktu perjalanan yang lebih panjang, mengingat tingginya jumlah pergerakan wisatawan selama turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Departemen Luar Negeri AS menambahkan informasi terkait potensi tindak kriminal ringan yang kerap terjadi di kawasan wisata. "Kejahatan ringan umum terjadi di lokasi-lokasi wisata populer," tulis imbauan mereka.
Otoritas setempat menjelaskan bahwa wisatawan mancanegara umumnya menjadi korban kejahatan seperti pencopetan, penjambretan tas, hingga pencurian kendaraan.
Pemerintah AS juga mengingatkan warganya untuk memeriksa masa berlaku dokumen perjalanan sebelum berangkat. "Kami mendorong seluruh warga Amerika yang akan menuju Kanada untuk memeriksa masa berlaku dokumen perjalanan mereka," peringatan dilanjutkan.
Warga disarankan untuk mengurus atau memperpanjang paspor lebih awal agar terhindar dari keterlambatan maupun biaya tambahan menjelang keberangkatan.
Selain soal dokumen, suporter diingatkan agar tidak membawa produk ganja saat melintasi perbatasan. Larangan itu tetap berlaku meski ganja rekreasional legal di sejumlah wilayah AS maupun Kanada.
Otoritas AS juga meminta wisatawan memeriksa kembali tas, saku pakaian, dan kendaraan sebelum memasuki Kanada. "Periksa dengan saksama tas, saku pakaian, serta kendaraan Anda sebelum bepergian," demikian imbauan tersebut.
Barang-barang terlarang yang tidak sengaja terbawa, termasuk senjata api dan amunisi yang tidak dideklarasikan, dapat berujung pada denda, tuntutan pidana, hingga penolakan masuk ke negara tersebut.
Dengan jutaan penggemar yang akan berkumpul di Kanada dan Amerika Utara, pemerintah AS menekankan pentingnya persiapan dokumen dan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan ringan. Panduan ini dirancang untuk memudahkan warga AS menikmati Piala Dunia 2026 sambil menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
