Parapet Sungai Welang Jebol, Banjir Melanda Desa Pasuruan

Dian P. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 90 dibaca
Bisik.id
Parapet Sungai Welang Jebol, Banjir Melanda Desa Pasuruan

Gambar atau konten salah?

Di Dusun Suko, Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, sebuah parapet menahan air Sungai Welang jebol. Jebolnya membuat aliran deras menembus ke permukiman, memperparah banjir di wilayah sekitar.

Parapet yang runtuh memiliki panjang 15 meter, tinggi antara 1‑2 meter, dan lebar 50 cm. Kerusakan ini menambah beban banjir yang sudah melanda desa-desa di sekitarnya.

Wilayah terdampak meliputi Desa Sukorejo dan Desa Tambakrejo di Kecamatan Kraton, serta Dusun Rujakgadung di Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Dampak jebolnya tanggul juga dirasakan di Dusun Rujakgadung.

“Jebolnya tanggul di wilayah Kabupaten Pasuruan, tapi berdampak ke Rujakgadung,” kata M Iqbal, warga Dusun Rujakgadung, Rabu (22 April 2026).

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan asesmen terhadap tanggul yang jebol. Setelah itu, akan berkoordinasi dengan Dinas SDA Provinsi Jawa Timur. “Kami akrab koordinasi dengan SDA provinsi karena wewenang provinsi,” terang Sugeng.

Sejak hujan lebat mengguyur pada sore Selasa (21 April 2026), Sungai Welang meluap. Di Kabupaten Pasuruan, banjir menimpa beberapa desa di Kecamatan Kraton dan Pohjentrek. Di Kecamatan Kraton, Desa Sidogiri, Desa Klampisrejo, dan Desa Tambakrejo terendam. Di Kecamatan Pohjentrek, Desa Sukorejo juga terkena banjir.

Peristiwa ini menegaskan betapa pentingnya infrastruktur penahan air yang kuat, terutama di daerah rawan banjir. Penanganan cepat dan koordinasi lintas lembaga menjadi kunci mengurangi dampak banjir di masa depan.

ParapetSungai WelangBanjirPasuruanSukorejoRujakgadungTanggulBPBD

Komentar

Memuat komentar...