Partai Demokrat Gelar Silaturahmi Gresik Fokus Sinergi Industri
Gambar atau konten salah?
Partai Demokrat menggelar acara silaturahmi dan halal bihalal di Gresik pada Jumat, 3 April 2026. Ratusan kader dari wilayah Gresik dan Lamongan berkumpul di sana, menandai momen penting bagi organisasi di Jawa Timur.
Emil Elestianto Dardak, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, hadir bersama Sekjen DPP Demokrat Herman Khaeron. Ia menyemangati para kader dengan pesan keras: “Kalau kita bekerja lebih keras dan ikhlas, Insya Allah hasilnya akan lebih baik dan penuh keberkahan.” Kata-kata tersebut diucapkan saat Emil mendampingi Herman di Gresik.
Emil menegaskan bahwa Partai Demokrat adalah rumah besar bagi bangsa dan negara. Ia menilai kehadiran Sekjen sebagai energi baru yang memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kinerja politik di Jawa Timur. Menurutnya, politik harus dijalankan dengan semangat kekeluargaan agar tantangan terasa lebih ringan.
Dalam pidatonya, Emil menyoroti posisi strategis Gresik sebagai tulang punggung industri nasional. Ia menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan partai dalam mengawal program pemerintah pusat. “Gresik dan Lamongan menjadi bagian penting pengembangan kawasan Pantura, termasuk sabuk industri. Kita di eksekutif juga punya tanggung jawab mengawal program Presiden Prabowo Subianto,” jelasnya.
Emil mencontohkan beberapa proyek infrastruktur yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat, seperti Jembatan Sembayat. Ia juga menyinggung upaya penanganan banjir di wilayah Benjeng dan Balongpanggang. “Kita dorong pembangunan danau retensi agar air punya tempat ‘parkir’. Penataan tata ruang juga terus dilakukan agar lebih berkelanjutan,” paparnya.
Di sisi lain, Herman Khaeron menyampaikan salam dari Ketua Dewan Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia menegaskan komitmen seluruh kader Demokrat untuk mengemban amanah besar, termasuk menyukseskan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Herman menekankan bahwa semangat juang kader tidak boleh surut. Menurutnya, perjuangan politik tidak bisa dilakukan secara instan atau hanya saat momentum pemilu. “Perjuangan itu harus dimulai sekarang. Jangan menunggu pertempuran tiba. Kalau kita baru turun ke masyarakat saat mereka sudah didekati pihak lain, maka perjuangan akan jauh lebih mahal,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan emosional kepada masyarakat hanya dapat dibangun melalui kehadiran yang konsisten. “Kalau setiap hari kita hadir, berbagi, dan mengingatkan masyarakat, maka kepercayaan akan terbangun tanpa harus mengeluarkan biaya besar,” imbuhnya. Herman juga mengungkapkan bahwa dirinya terus berkeliling ke berbagai daerah untuk memastikan struktur partai berjalan solid hingga ke tingkat bawah sesuai dengan AD/ART.
Herman mengajak kader untuk menghormati perjuangan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang masih aktif turun ke masyarakat. Ia mengingatkan, “Pak SBY bahkan naik bus keliling Jawa, berhenti di berbagai tempat, menyapa masyarakat. Itu bentuk tanggung jawab besar menjaga Demokrat tetap prospektif dan dicintai rakyat,” tandasnya.
Acara ini menegaskan tekad Partai Demokrat untuk memperkuat jaringan di wilayah Jawa Timur, memanfaatkan potensi industri Gresik, dan mempersiapkan kader menghadapi Pemilu 2029. Dengan menekankan kerja keras, kehadiran konsisten, serta sinergi antara partai dan pemerintah pusat, partai berupaya menjaga relevansi dan kontribusi dalam pembangunan nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun