Pasar Sukaramai Medan Penuh Pedagang Bumbu Jadi Idul Fitri
Gambar atau konten salah?
Pasar Sukaramai, Medan – Jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas di pasar mulai naik. Pedagang bumbu jadi menjadi yang paling ramai dikunjungi.
Rini, salah satu pedagang, bilang permintaan bumbu jadi semakin tinggi menjelang lebaran. Ia mengamati para pembeli datang dari pagi hingga siang, rela antre. “Pembeli ramah beberapa hari terakhir ini, untuk hari ini lumayan meningkat. Sejak pagi pembeli terus datang berbelanja bumbu untuk keperluan lebaran,” ujarnya.
Rini menjelaskan pelanggan biasanya membeli bumbu untuk sayuran lontong, rendang, opor, maupun gulai. Beli dalam jumlah kecil maupun besar. “Rata‑rata yang beli dengan jumlah berskala besar, banyak juga yang beli bumbu lontong, rendang, opor dan bumbu‑bumbu capai sampai bumbu gulai juga ada,” katanya.
Siti, seorang pembeli, mengatakan ia memilih bumbu jadi karena lebih simpel dan praktis. “Beli bumbu jadi karena memang lebih simpel dan praktis. Gak hanya itu, kita juga lebih hemat karena apa‑apa mulai naik jelang lebaran,” ujarnya. Ia menambahkan, “Tadi beli bumbu lontong dan rendang. Memasak hidangan untuk lebaran kali ini tidak sebanyak dulu, pekerjaan lebih cepat selesai dan bisa mempersiapkan hidangan lainnya.”
Siti menilai harga bumbu jadi tidak naik signifikan menjelang lebaran dan masih terjangkau. Namun, ia harus menunggu antre selama 15 menit. “Harga bumbu masih relatif murah, tidak naik padahal banyak yang beli bumbu. Harganya mulai Rp3.000 – Rp10.000, bisa beli sedikit atau dalam jumlah yang besar,” pungkasnya.
Ringkasan – Di Pasar Sukaramai, penjualan bumbu jadi meningkat menjelang Idulfitri. Pedagang dan pembeli mengamati permintaan tinggi, harga tetap bersahabat, dan antrean menjadi hal biasa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
