Pawai Obor Idul Fitri Malang: Ribuan Obor di Jodipan

Ningsih R. · 1 min baca · 4 bulan lalu · 33 dibaca
Bisik.id
Pawai Obor Idul Fitri Malang: Ribuan Obor di Jodipan

Gambar atau konten salah?

Kampung Jodipan Wetan, Kota Malang menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah dengan semarak. Ribuan obor menyala di jalanan, menciptakan cahaya yang membelah kegelapan malam pada 20 Maret 2026.

Setelah salat Isya, warga mulai berkumpul di poros Jalan Jodipan Wetan Gang 1. Anak-anak dan orang dewasa membawa bambu berisi minyak tanah dan sumbu, menyiapkan obor untuk pawai.

Suara takbir bersahutan mengikuti langkah kaki warga. Cahaya kuning kemerahan obor menambah nuansa religius dan hangat di sepanjang rute.

Menurut Muhammad Farid, pemuda setempat, pawai obor bukan sekadar seremonial. "Ini warisan leluhur yang harus dijaga setiap malam takbiran. Anak-anak selalu semangat," katanya.

Suasana semakin hidup ketika rombongan melewati Masjid Roisiyah. Petasan dan kembang api menghiasi langit, menambah keceriaan malam.

Pengamat tak ikut pawai berdiri di pinggir jalan, menyiapkan ponsel untuk mengabadikan momen. Farid menegaskan bahwa kegiatan ini telah turun-temurun dan terus dilestarikan.

Farid juga mengungkapkan bahwa pawai tahun ini memakan biaya sekitar Rp 10 juta. Semua dana berasal dari iuran warga, termasuk yang berada di luar kampung.

Setelah pawai selesai, warga kembali ke Jalan Jodipan Wetan Gang 1. Tradisi ini menjadi kado manis bagi semua warga sebelum melaksanakan salat Id keesokan harinya.

Ringkasnya, pawai obor di Kampung Jodipan Wetan menjanjikan kehangatan spiritual, partisipasi aktif warga, dan pengelolaan dana yang transparan. Kegiatan ini memperkuat rasa kebersamaan dan penghormatan terhadap tradisi setempat.

Kampung Jodipan WetanPawai oborIdul Fitri 1447JodipanessMasjid Roisiyahobortradisiswadaya

Komentar

Memuat komentar...