Pembangunan Sekolah Nagan Raya Cepat Selesai, Target Juni
Gambar atau konten salah?
Di Nagan Raya, Aceh, pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sedang dipercepat agar bisa segera beroperasi. Dua gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) hampir selesai, menandai kemajuan signifikan.
SR terletak di kompleks perkantoran Nagan Raya, menempati lahan seluas 8,1 hektare. Ribuan pekerja menata fasilitas mulai dari sekolah dasar, SMP, SMA, laboratorium, asrama, masjid, hingga ruang olahraga dan gedung serbaguna.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, meninjau proyek yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk pada 14 Juni 2026. Ia memeriksa dua ruang kelas dan satu laboratorium di gedung SMP yang sudah selesai.
“Progres pembangunan di sini 65%. Sudah lumayan bagus, jadi kita kejar supaya mudah-mudahan akhir Juni bisa fungsional ya. Bisa fungsional SD, SMP, SMA,” kata Dody kepada wartawan di lokasi.
Menurutnya, kendala utama adalah distribusi material. Jalan menuju Nagan Raya sulit, sehingga material harus dipasok dari Sumatera Utara melalui Subulussalam. Jarak tempuh sekitar tujuh jam.
“Cuma tadi dari teman-teman penyedia jasa, Waskita, akan berusaha menggunakan tetap angkutan udara karena itu yang tercepat. Mudah-mudahan bisa. Kalau ada tambahan alat yang mesti mereka bawa ya mesti dibawa pakai pesawat sekalian,” ujarnya.
Progres di Nagan Raya mirip dengan Subulussalam, yang juga menghadapi masalah distribusi. Dody menekankan bahwa pembangunan akan lebih banyak memakai beton daripada baja.
Ia juga menyoroti SR Lhokseumawe yang sudah mencapai 86 persen. “Progres rata-rata sih sudah di atas 75 persen yang tertinggal cuma dua ini aja Nagan Raya dan Subulussalam. Yang lain-lain kan masih bagus kok,” tambahnya.
Targetnya semua SR di Aceh beroperasi pada akhir Juni. Pembangunan di Nagan Raya, meski menantang, tetap berada di jalur yang diharapkan.
Dengan dukungan logistik dan material, harapan bahwa sekolah-sekolah ini akan segera menjadi tempat belajar bagi generasi muda Aceh tetap kuat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
