Pemerintah Batasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat 9-13%
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Indonesia menetapkan batasan kenaikan harga tiket pesawat domestik hanya antara 9% hingga 13% meski harga avtur terus naik. Kebijakan ini bertujuan menjaga tarif penerbangan tetap terjangkau bagi masyarakat.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menyiapkan beberapa langkah. Salah satunya adalah memberikan insentif pajak pertambahan nilai (PPN) yang ditanggung pemerintah, yakni PPN DTP sebesar 11% untuk tiket pesawat angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri kelas ekonomi. Insentif ini diharapkan dapat menurunkan beban biaya bagi maskapai dan penumpang.
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa total anggaran yang dialokasikan selama dua bulan diperkirakan sekitar Rp 2,6 triliun. Anggaran tersebut akan digunakan untuk menutupi biaya PPN DTP dan mekanisme lain yang mendukung kebijakan penetapan harga tiket.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap kenaikan harga tiket tetap berada dalam kisaran yang telah ditetapkan, sekaligus mengurangi dampak kenaikan harga avtur pada biaya operasional maskapai.
Secara keseluruhan, kebijakan ini menandai upaya pemerintah untuk menyeimbangkan antara kebutuhan maskapai dan kepentingan konsumen di tengah kondisi harga bahan bakar yang terus meningkat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
