Pemerintah Luncurkan ST016: Sukuk Syariah dengan Kupon 6,25%

Dedi S. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 71 dibaca
Bisik.id
Pemerintah Luncurkan ST016: Sukuk Syariah dengan Kupon 6,25%

Gambar atau konten salah?

Perubahan pola investasi di Indonesia semakin terlihat jelas. Investor kini lebih tertarik pada instrumen yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga menurunkan risiko dan mematuhi prinsip etis, khususnya syariah. Data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan bahwa nilai transaksi investor syariah melonjak 104% hingga mencapai Rp 11,2 triliun pada akhir 2025. Pertumbuhan ini sejalan dengan kapitalisasi pasar modal syariah yang kini mencapai Rp 8.900 triliun.

Di tengah dinamika tersebut, pemerintah Indonesia memperkenalkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) baru, yaitu ST016. Instrumen ini dirancang sebagai alternatif bagi individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin berinvestasi dalam syariah. ST016 terbagi menjadi dua seri: Sukuk Tabungan Seri ST016T2 dengan tenor 2 tahun dan Green Sukuk Seri ST016T4 dengan tenor 4 tahun. Penawaran kedua seri ini dimulai pada 08 Mei 2026 dan berakhir pada 03 Juni 2026.

Keunikan Sukuk Tabungan terletak pada cara penjualannya. Instrumen ini disebarluaskan melalui Mitra Distribusi di pasar perdana domestik dan tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder. Namun, investor dapat melakukan early redemption, yaitu pencairan lebih awal sesuai ketentuan yang berlaku. Tingkat imbalan atau kupon bersifat floating with floor, artinya kupon akan naik seiring kenaikan suku bunga acuan, namun tidak akan turun di bawah batas minimum. Untuk ST016T2, floor-nya adalah 6,05% (BI rate + 130 bps) per tahun, sedangkan untuk ST016T4, floor-nya adalah 6,25% (BI rate + 150 bps) per tahun.

Tujuan penerbitan ST016T2 dan Green Sukuk Seri ST016T4 adalah memperluas basis investor dalam negeri. Instrumen ini menyediakan alternatif investasi yang menguntungkan dan berdampak, sekaligus mendukung pengembangan pasar keuangan syariah. Selain itu, penerbitan ini juga berkontribusi pada pembiayaan APBN 2026, membantu perencanaan finansial, dan berperan bagi generasi mendatang.

Keuntungan Berinvestasi di ST016T2 dan ST016T4

  • Risiko Rendah – SBSN Ritel memiliki kredibilitas tinggi karena kupon dan pokok dijamin oleh Undang‑Undang.
  • Imbal Hasil Menarik – Floating with floor sampai jatuh tempo, dibayar tiap bulan. Kupon naik jika suku bunga acuan naik, namun tidak turun di bawah floor. Besaran kupon di atas rata‑rata tingkat suku bunga deposito Bank BUMN.
  • Mudah Diakses – Pembelian dan penjualan dapat dilakukan melalui sistem elektronik (online) SBN Online.
  • Terjangkau – Meskipun tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, investor dapat melakukan pencairan lebih awal pada masa early redemption.

Risiko dan Hal yang Perlu Dipahami Sukuk Tabungan

  • Risiko Gagal Bayar (Default Risk) – ST016T2 dan ST016T4 minim risiko gagal bayar. Berdasarkan UU Surat Utang Negara (SUN), negara menjamin pembayaran kupon dan pokok SUN, termasuk ST016T2 dan ST016T4 sampai jatuh tempo, dengan dana disediakan dalam APBN setiap tahunnya.
  • Risiko Likuiditas (Liquidity Risk) – Instrumen ini tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder. Namun, investor dapat melakukan pencairan lebih awal pada masa early redemption pada waktu yang telah ditetapkan.
  • Risiko Tingkat Bunga (Market Risk) – ST016T2 dan ST016T4 tidak memiliki risiko tingkat bunga karena nilai pokok tidak berubah seiring dengan perubahan tingkat bunga di pasar. Tingkat kupon bersifat tetap sampai jatuh tempo.

Untuk memesan ST016T2 dan ST016T4, investor dapat menggunakan aplikasi BRImo. Nasabah yang sudah memiliki akun SBN cukup membuka aplikasi, pilih menu Investasi, pilih SBN, lalu masukkan nominal pemesanan (minimal Rp 1 juta) dan lakukan pembayaran melalui kode billing yang diterbitkan. Bagi yang belum pernah membeli SBN, langkah pertama adalah registrasi di kantor cabang BRI terdekat untuk mendapatkan Single Investor Identification (SID) dan rekening surat berharga.

Dengan ST016, investor dapat mengembangkan aset melalui instrumen syariah dengan potensi imbal hasil hingga 6,25% per tahun. Selain keuntungan finansial, investasi ini juga berkontribusi pada pembangunan negeri. Penawaran ini bersifat terbatas, jadi segera lakukan pemesanan melalui BRImo sebelum masa penawaran berakhir.

Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi bbri.id/st016. Investasi ini menawarkan kombinasi keamanan, imbal hasil menarik, dan akses mudah bagi WNI yang ingin berpartisipasi dalam pasar keuangan syariah.

SBSNST016Sukuk TabunganGreen Sukuksyariahearly redemptionkupon floatingAPBN 2026

Komentar

Memuat komentar...