Pemerintah Mulai PJJ, Hemat Energi 1 April 2026 MBG Pembaruan
Gambar atau konten salah?
Pemerintah akan menerapkan kebijakan penghematan energi mulai 1 April 2026. Salah satu cara yang dipertimbangkan adalah penggunaan PJJ bagi siswa, sekaligus meninjau distribusi MBG.
Pratikno berkata, “Langkah efisiensi harus disusun secara terukur dan berbasis data konsumsi energi serta tingkat mobilitas di masing-masing sektor, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif yang berlebihan bagi masyarakat,”
Pratikno menegaskan bahwa kebijakan ini tidak boleh mengganggu proses belajar atau pelayanan publik. PJJ akan disesuaikan dengan karakter mata pelajaran; bila ada praktikum, tetap diadakan tatap muka.
Pemerintah juga meninjau penyesuaian distribusi MBG dan pembiayaan akses internet bagi siswa. Hal ini bertujuan agar semua siswa tetap dapat mengikuti pelajaran tanpa hambatan.
Selain pendidikan, strategi penghematan energi lintas instansi meliputi skema kerja fleksibel bagi aparatur sipil negara (ASN), peningkatan pemanfaatan platform digital, dan pembatasan mobilitas perjalanan dinas.
Pratikno tambah, “Koordinasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci agar kebijakan efisiensi energi dapat berjalan efektif, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal,”
Keputusan akhir mengenai pembelajaran di rumah masih dalam tahap pertimbangan. Namun, rencana penghematan energi sudah diperkirakan mulai berlaku pada 1 April 2026.
Kebijakan ini menekankan penyesuaian teknologi dan koordinasi antar lembaga untuk mengurangi konsumsi energi tanpa mengorbankan pendidikan dan layanan publik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
