Pemuda Bandung Tewas Diseret Buaya di Hari Ulang Tahun
Gambar atau konten salah?
Seorang pemuda asal Kabupaten Bandung Barat ditemukan meninggal dunia setelah diseret buaya di Sungai Desa I, Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Ipan Nurzaman, 25 tahun, warga Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, hilang pada Senin, 06 Juli 2026, sekitar pukul 02.00 WIB. Jenazahnya baru ditemukan tiga hari kemudian, tepatnya pada Kamis, 09 Juli 2026, pukul 18.15 WIB.
Tim evakuasi menemukan jasad Ipan sekitar 3,4 kilometer dari lokasi awal ia disambar buaya. Kepala Desa Batulayang, Imam Mujahidin, membenarkan kabar tersebut pada Jumat, 10 Juli 2026. "Betul alhamdulillah sudah ditemukan kemarin sekitar jam 18.15, keluarga sudah kasih kabar katanya mau langsung dipulangkan," ujarnya.
Setelah dievakuasi, jenazah Ipan sempat dipulasara di rumah sakit. Kini keluarga telah membawa jenazahnya kembali ke kampung halaman di Cililin untuk dimakamkan. Imam memperkirakan jenazah tiba pada Jumat petang. "Keluarga koordinasi terus dengan saya, informasinya masih perjalanan. Diperkirakan sampai ke rumah di Cililin jam 5 sore ini kemudian akan dimakamkan malam hari," kata Imam.
Ada dua fakta pilu yang menyertai kepergian Ipan. Pertama, ia ditemukan tepat pada hari ulang tahunnya. Kedua, pemuda itu baru saja bertunangan dan berencana menikah dalam tiga bulan ke depan. "Iya mau nikah, 3 bulan lagi kan sudah tunangan. Cuma karena musibah seperti ini, kita doakan saja untuk almarhum," tambah Imam.
Peristiwa tragis ini bermula saat Ipan sedang memperbaiki perahunya untuk bekerja. Tanpa diduga, seekor buaya muncul dan menyambar lalu menyeretnya ke dalam air. Ipan sendiri baru setahun merantau ke Sumatera Selatan. Ia meninggalkan kampung halaman untuk mencari nafkah di daerah tersebut.
Keluarga dan warga Desa Batulayang kini tengah bersiap menyambut kedatangan jenazah. Proses pemakaman direncanakan berlangsung malam hari setelah jenazah tiba. Musibah ini menjadi duka mendalam bagi keluarga, terutama karena Ipan memiliki masa depan yang sudah direncanakan—pernikahan dan kehidupan baru bersama tunangannya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Emas Monas Ternyata 72 Kg, 28 Kg di Antaranya Sumbangan
PSSI Incar Pemain Diaspora, Tapi Klub Asing Tak Wajib Lepas
Kebakaran di RSUD Sukabumi, Api Hanya Bakar Rongsokan
Jalan Diponegoro Depan Gedung Sate Ditutup Mulai Hari Ini
Kajati Jabar Buka Suara soal SP3 Kasus Erwin
5 Pantai Terdekat dari Bandung, Tempuh 2,5 Jam
Berita Terbaru
Pemuda Bandung Tewas Diseret Buaya di Hari Ulang Tahun
Emas Monas Ternyata 72 Kg, 28 Kg di Antaranya Sumbangan
KPK Sita Emas dan Valas Miliaran dari Bupati Sukoharjo
KPK Amankan Bupati Sukoharjo dalam OTT
Tangis Haru Iringi 76 Anak Masuk Sekolah Rakyat Ponorogo
Mayapada Healthcare Buka RS Kedelapan di Jakarta Timur
KPK Amankan Bupati Sukoharjo dalam OTT
Harga BBM Pertamina di Jatim Masih Sama Sejak Awal Juli
5 Alternatif Puncak Bogor, Lebih Sepi dan Murah
Dua Tim Muda Indonesia Berlaga di Gothia Cup 2026
