Pemulangan Kenek Mas Heriadi: Jembrana, Bali, Solidaritas PMI
Gambar atau konten salah?
Jembrana, 05 Juni 2026 – Pemulangan jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Jembrana, Kadek Mas Heriadi (34), akhirnya mencapai titik terang. Setelah proses panjang, jenazah dijadwalkan kembali ke kampung halamannya di Bali pada hari Jumat.
Menurut I Gede Jumbawan, penasihat Asosiasi Orang Bali Ibaraki (Asobi), pihaknya bersama rekan‑rekan PMI di Jepang masih terus mengurus proses pemulangan. Ia menegaskan bahwa semua biaya pemulangan sepenuhnya bersumber dari solidaritas sesama PMI.
“Donasi sebelum satu minggu sudah terkumpul sekitar Rp 150 juta. Dari kemarin sudah mulai proses pemulangan, astungkara sebelum Galungan jenazah sudah di rumah duka,” ungkap pria yang akrab disapa Habe Jum saat dikonfirmasi detikBali, Selasa (02 Juni 2026). Ia menegaskan bahwa seluruh biaya pemulangan sepenuhnya menggunakan uang sumbangan dari teman‑teman almarhum, tanpa bantuan dari pemerintah. Perwakilan Asobi masih terus merampungkan administrasi di Jepang.
“Proses pemulangan memang dijadwalkan pulang tanggal 05 Juni 2026, masih ada dokumen yang harus diselesaikan terlebih dahulu,” tambah Habe Jum.
Ketua Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, menjelaskan bahwa semua dokumen yang diperlukan telah dibawa ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo. Meski rencana repatriasi dijadwalkan pada Jumat (05 Juni 2026), Disnakerperin Jembrana masih menunggu kepastian dokumen resmi dari KBRI.
“Ketika brafax (berita faksimile) dari KBRI Tokyo sudah turun disertai dengan Airway Bill, baru dapat dipastikan waktu pemulangannya. Sementara informasi memang tanggal 5 Juni,” kata Mirah. Jika semua berkas rampung dan jenazah tiba di Bali, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana berkomitmen untuk memfasilitasi penjemputan hingga ke rumah duka. Jenazah akan diantarkan ke Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Nanti difasilitasi oleh Pemkab Jembrana, termasuk menyediakan mobil untuk keluarga almarhum, jelas Mirah.
Proses ini menegaskan solidaritas komunitas PMI di luar negeri dan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pemulangan yang tertib dan penuh rasa hormat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Ledakan MAN 3 Padang: Pelaku Korban Bullying
Distribusi BBM di Medan Mulai Pulih
Bahlil Perintah SKK Migas Libatkan Pengusaha Lokal di Proyek Masela
85 Perusahaan Asing Berebut Proyek Sampah Jadi Listrik
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Gagal SNBP-SNBT? UT Buka Pendaftaran Sampai 22 Juli
Prabowo: Kesejahteraan Rakyat Butuh Biaya Besar
