Pendapatan Ojek Kuda Lipat Dua Kali Lebaran di Watu Pecak
Gambar atau konten salah?
Libur Lebaran 2026 memberi dampak positif bagi penyedia jasa ojek kuda di Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Ribuan wisatawan menumpuk di pantai, sehingga pendapatan para penyedia meningkat secara signifikan.
Lonjakan pengunjung berdampak langsung pada penghasilan. Sebelum liburan, pada akhir pekan biasa, pendapatan sekitar Rp 700.000 per hari. Kini, mereka bisa memperoleh lebih dari Rp 1,7 juta per hari.
Nur Riski, salah satu penyedia jasa ojek kuda, mengaku merasakan peningkatan tersebut. "Alhamdulillah libur lebaran pengunjung pantai ramai. Kalau sekarang bisa dapat Rp 1,7 juta kalau akhir pekan. Kalau pas ramai bisa dapat Rp 700 ribu," ujar Nur Riski kepada wartawan pada Senin, 23 Maret 2026.
Pantai Watu Pecak menampilkan panorama alam yang indah. Selain menunggang kuda, pengunjung dapat menikmati kuliner seafood, baik goreng maupun bakar, di sepanjang pesisir.
Banyak wisatawan memilih menghabiskan liburan Lebaran bersama keluarga di lokasi ini. Ikrimah, salah satu pengunjung, berbagi: "Dalam rangka liburan lebaran ngajak keluarga yang bisa dinikmati ombaknya ada warung seafood tinggal pilih makan di mana serta ada ojek kuda,"
Untuk berkunjung, pengunjung cukup membayar biaya parkir Rp 10.000. Tarif ojek kuda dipatok sekitar Rp 20.000 per orang.
Libur Lebaran meningkatkan kunjungan pantai, memberi peluang ekonomi bagi penyedia jasa ojek kuda. Pendapatan yang lebih dari dua kali lipat menunjukkan dampak positif bagi ekonomi lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
