Penumpang Wanita 18 Tahun Diduga Lompat dari KMP Batumandi

Dewi M. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Penumpang Wanita 18 Tahun Diduga Lompat dari KMP Batumandi

Gambar atau konten salah?

Seorang penumpang wanita berusia 18 tahun diduga melompat ke laut dari KMP Batumandi. Kapal itu saat itu hendak bersandar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Peristiwa terjadi pada Kamis, 9 Juli 2026, dini hari. Tim SAR gabungan masih mencari korban hingga saat ini.

Korban bernama Zora Panasea Martauli Ompusunggu. Ia berasal dari Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Dalam perjalanan itu, Zora bersama ibunya, Madesta Br Sidjabat.

Kejadian bermula sekitar pukul 01.42 WIB. Awak kapal mengumumkan lewat pengeras suara. Semua penumpang diminta kembali ke kendaraan masing-masing karena kapal akan sandar.

Tidak lama setelah pengumuman, seorang ibu melapor ke petugas. Anaknya belum kembali ke bus yang mereka tumpangi. Bus tersebut adalah Bus Qilau Wisata dengan nomor polisi D-7875-YU.

Petugas lalu memanggil nama korban melalui pengeras suara. Pemanggilan dilakukan hingga lima kali. Tidak ada jawaban. Awak kapal dan petugas keamanan kemudian menyisir seluruh area kapal.

Saat pencarian, mereka menemukan sepasang sepatu dan sebuah jaket. Barang-barang itu ada di tangga sisi kanan menuju dek kendaraan 1. Diduga kuat barang tersebut milik korban.

Temuan itu dilaporkan ke perwira jaga. Dari kondisi di lokasi, petugas menduga korban melompat ke laut. Peristiwa itu terjadi sebelum kapal bersandar di Pelabuhan Bakauheni.

Rezie Kuswara, Kepala Pos SAR Bakauheni, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan. "Setelah menerima informasi, kami bersama unsur SAR gabungan langsung bergerak melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian," kata Rezie.

Pencarian dilakukan dengan menyisir perairan menggunakan kapal SAR. Tim juga berkoordinasi dengan ASDP, KSOP, dan kepolisian. "Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir perairan menggunakan kapal SAR serta berkoordinasi dengan pihak ASDP, KSOP, dan kepolisian," ujarnya.

Hingga kini pencarian masih berlangsung. Tim juga mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan awak kapal. Mereka ingin memastikan titik terakhir korban diduga berada. "Operasi pencarian masih berlangsung. Kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi terkait penyebab kejadian dan menunggu hasil pencarian serta penyelidikan dari pihak berwenang," pungkas Rezie.

Peristiwa ini terjadi di tengah malam saat kapal akan merapat. Korban bepergian bersama ibunya. Barang-barang pribadi ditemukan di tangga kapal, memperkuat dugaan bahwa ia melompat sebelum kapal mencapai pelabuhan. Tim SAR masih bekerja mencari korban di perairan sekitar Bakauheni.

penumpang melompatkapalBakauheniSARpencariankorbanLampung Selatan

Komentar

Memuat komentar...