Penundaan Penutupan Jembatan Gondang 1 ke 2 Juni 2026
Gambar atau konten salah?
Penutupan jembatan Gondang 1 di jalur utama Tulungagung‑Trenggalek yang semula dijadwalkan pada 29 Mei 2026 pukul 16.00 WIB kini ditunda menjadi 2 Juni 2026 pukul 14.00 WIB. Penundaan ini muncul secara mendadak karena keterlambatan alat berat yang dibutuhkan untuk proses pembongkaran jembatan lama.
Yanto, perwakilan PT Permata Alam Sakti yang bertanggung jawab atas pembangunan jembatan tersebut, mengungkapkan permintaan maaf kepada masyarakat. "Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat pengguna jalan karena penutupan jembatan Gondang 1 yang semula direncanakan tanggal 29 Mei 2026 pukul 16.00 WIB, mundur menjadi tanggal 2 Juni 2026 pada pukul 14.00 WIB," kata Yanto pada hari Sabtu, 30 Mei 2026.
Menurut Yanto, alasan utama penundaan adalah libur panjang dan keterlambatan pengiriman alat berat ke lokasi proyek. "Alatnya kami terlambat. Harusnya kemarin kemarin datang, kami tanya ternyata banyak proyek yang lain, jadi harus antre," ujarnya pada hari Jumat, 29 Mei 2026. Saat ini, di lokasi jembatan hanya ada satu alat berat yang sudah disiapkan. Yanto menyatakan rencana menambah alat berat bila memungkinkan.
Sementara itu, Iptu Zainuddin, KBO Satlantas Polres Tulungagung, menegaskan bahwa kepolisian sudah siap melaksanakan penutupan sesuai rencana awal. "Kami sudah siap. Namun demikian dari pihak pelaksana ada keterlambatan alat berat, sehingga ditunda," kata Iptu Zainuddin. Polres bersama Dinas Perhubungan Tulungagung telah menempatkan personel di beberapa titik untuk mengalihkan arus lalu lintas, termasuk dari arah barat.
Penundaan ini tidak menimbulkan dampak fatal terhadap arus lalu lintas. Namun, pihak perhubungan harus mengonfirmasi ulang kepada perusahaan otobus dan kendaraan besar yang biasanya melewati ruas utama Tulungagung‑Trenggalek. Armada besar yang sudah dialihkan kini diperkenankan melintas kembali.
Proyek penggantian jembatan Gondang 1 akan berlangsung selama 240 hari hingga akhir November 2026, dengan anggaran sebesar Rp9,2 miliar dari APBN. Pembangunan ini diharapkan dapat memperbaiki infrastruktur dan memudahkan mobilitas di wilayah tersebut.
Secara keseluruhan, penundaan penutupan jembatan disebabkan oleh faktor eksternal seperti keterlambatan alat berat dan libur panjang. Meskipun demikian, pihak penanggung jawab tetap berusaha meminimalkan gangguan lalu lintas dan memastikan proyek selesai tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Matchday 2 Piala Dunia 2026 Rampung, 7 Tim Lolos ke 32 Besar
Tiga Pemuda Tewas di Baron, Polisi Pastikan Kecelakaan Murni
Truk Pertamina Ditahan Dua Hari di SPBU Banyuwangi
Harapan Hidup Banyuwangi Naik, Lansia Dilibatkan Rancang Kebijakan
KPK Serahkan Aset Korupsi Rp1,6 Miliar ke BPN Probolinggo
22 Calon Pengantin di Sidoarjo Positif HIV
Berita Terbaru
188 Kasus Kontrak Pemain, APPI Desak Klub Bayar Tunggakan
Operator Seluler Tunggu Aturan Turunan PP Tunas
Kawanan Monyet Serbu Dua Dusun, Warga Ciamis Waswas
Matchday 2 Piala Dunia 2026 Rampung, 7 Tim Lolos ke 32 Besar
Nasib 9 Wakil Asia di Piala Dunia 2026
Queiroz Sindir VAR "Pergi Ngopi" Usai Ghana Dirampok Penalti
Tio Pakusadewo Pulih, Cegukan Tanda Jantung Bermasalah
Bahasa Bali Gaul, Slang Anak Muda yang Hidup di Tengah Modernisasi