Penurunan Kunjungan Depok dan Gua Cemara di Lebaran 2026

Hendra M. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 89 dibaca
Bisik.id
Penurunan Kunjungan Depok dan Gua Cemara di Lebaran 2026

Gambar atau konten salah?

Di wilayah Bantul, Yogyakarta, kedua pantai utama, Pantai Depok dan Pantai Gua Cemara, mengalami penurunan kunjungan pada libur Lebaran 2026. Para pengelola mengaitkan kondisi ini dengan tarif retribusi yang dianggap tinggi.

Timan, pengurus Desa Wisata Pantai Gua Cemara, mengungkapkan bahwa jumlah wisatawan pada libur Lebaran tahun ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Dilihat dari kantong-kantong parkir yang tidak ramai kendaraan, bisa dibilang kalau libur Lebaran tahun ini tidak seramai libur Lebaran tahun lalu,” kata Timan kepada wartawan pada 22 Maret 2026.

Menurutnya, tarif retribusi sebesar Rp 15 ribu per orang menjadi faktor utama. “Kemungkinan karena tarif Rp 15 ribu per orang itu, apalagi ada juga kan wisatawan yang datang ke Bantul hanya untuk makan seafood dan kalau harus bayar Rp 15 ribu per orang kan jadi berpikir dua kali juga,” ujarnya.

Timan menambahkan bahwa daya beli masyarakat menurun. Ia menilai kondisi ini disebabkan oleh ketidakpastian ekonomi dan maraknya isu politik. “Penyebab sepi pengunjung bisa juga karena beli masyarakat memang turun. Jadi uang keluar hanya untuk kebutuhan sehari‑hari dan yang sangat penting saja,” jelas ia.

Sutarlan, Ketua Koperasi Wisata Mina Bahari 45 Pantai Depok, mengakui bahwa kunjungan ke Pantai Depok tidak begitu ramai. Ia menyebutkan bahwa kantong-kantong parkir di kawasan Pantai Depok terbilang sepi. “Sebenarnya dari libur Lebaran 2024, 2025 itu sudah mengalami penurunan jumlah kunjungan wisata. Nah, libur Lebaran tahun 2026 saya prediksi kembali turun ketimbang tahun 2025,” kata Sutarlan.

Di sisi lain, mayoritas pengunjung Pantai Depok datang untuk menikmati olahan seafood. Pantai Depok terkenal akan banyaknya tempat makan olahan seafood. “Gini, misal satu rombongan isi enam orang mau makan seafood di Pantai Depok dan per orang kan harus bayar retribusi Rp 15 ribu. Nah, Rp 15 ribu kali enam sudah Rp 90 ribu dan uang Rp 90 ribu itu kalau dibelikan kuliner seafood bisa dapat tiga porsi,” ujarnya.

Dengan tarif retribusi yang tetap, banyak wisatawan tampak ragu untuk mengunjungi pantai demi menikmati hidangan laut. Penurunan kunjungan ini mencerminkan dampak langsung dari kebijakan tarif serta situasi ekonomi yang sedang tidak menentu. Keterbatasan daya beli dan ketidakpastian politik menjadi faktor tambahan yang memperlemah daya tarik pantai bagi masyarakat setempat.

Pantai DepokPantai Gua CemaraTarif RetribusiLibur Lebaran 2026Daya BeliKendala EkonomiIsu PolitikWisatawan

Komentar

Memuat komentar...