Penyebab Lecet Selangkangan Wanita, Bukan Cuma Karena Gemuk
Gambar atau konten salah?
Seorang wanita berusia 28 tahun mengeluhkan sering mengalami lecet di area selangkangan. Kondisi ini diikuti dengan kulit yang menjadi merah, meninggalkan bekas kehitaman, dan terkadang terasa gatal. Ia bertanya apakah kondisi ini berhubungan dengan berat badannya.
Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi, dr Teguh Hopkop Putera Maunrung dari Primaya Hospital Bekasi Timur, menjelaskan beberapa kemungkinan penyebab lecet di area selangkangan.
Penyebabnya beragam. Bisa jadi itu adalah dermatitis kontak, yaitu iritasi akibat detergen, sabun, atau produk perawatan kulit tertentu. Beberapa kondisi medis lain juga bisa menjadi pemicu.
Kondisi seperti psoriasis, di mana sel kulit tumbuh berlebihan hingga menyebabkan kulit tebal, bersisik, dan gatal, perlu dipertimbangkan. Selain itu, ada kemungkinan terjadi infeksi jamur.
Penyebab lain termasuk vaginitis, yang menyebabkan keluarnya cairan iritan di area selangkangan. Gesekan berlebihan juga sering terjadi, misalnya akibat pemakaian pakaian ketat atau gesekan berulang saat berhubungan seksual.
Penyebab yang lebih serius perlu diwaspadai, seperti kanker kulit atau adanya infeksi menular seksual seperti Herpes atau Sifilis.
Penggunaan produk berbahan lateks, seperti pembalut, pantyliner, kondom, atau sarung tangan, juga dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan iritasi yang berujung pada lecet.
Untuk mengetahui penyebab pasti keluhan lecet yang dialami, sangat disarankan agar wanita tersebut segera berkonsultasi dengan dokter spesialis dermatologi dan venereologi.
Wanita yang mengajukan pertanyaan ini berusia 28 tahun.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
