Perbati Kirim 5 Petinju TC ke Uzbekistan Jelang Asian Games 2026
Gambar atau konten salah?
Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) berencana memberangkatkan lima petinju ke Uzbekistan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026 yang akan digelar di Nagoya, Jepang.
Sekretaris Jenderal Perbati, Hengky Silatang, mengungkapkan bahwa para atlet akan menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) di Uzbekistan pada Agustus 2026. Mereka tidak akan kembali ke Indonesia setelah TC, melainkan langsung menuju arena pertandingan Asian Games yang berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
"Saat ini ada lima atlet yang sudah terpilih untuk Asian Games, tiga petinju putra, dan dua putri," kata Hengky saat ditemui di kawasan Slipi pada Sabtu, 4 Juli 2016.
Lima nama yang akan dikirim adalah Nabila, Uswatun Hasanah, Zill Mandagie, Asri Udin, dan Maikhel Muskita. Menurut Hengky, alasan utama pengiriman ini adalah agar para petinju mendapatkan lawan tanding yang berkualitas sebelum tampil di ajang multicabang olahraga terbesar se-Asia yang digelar setiap empat tahun sekali.
Salah satu contohnya adalah Maikhel Muskita. Petinju yang disiapkan Perbati untuk Asian Games ini dinilai kesulitan mencari lawan tanding yang sepadan di dalam negeri. "Makanya kami berangkatkan ke luar. Jadi bulan depan mereka jalan dan latih tanding di sana sampai menjelang pertandingan Asian Games. Jadi tidak balik ke sini," jelas Hengky.
Uzbekistan dipilih bukan tanpa alasan. Negara tersebut dikenal memiliki kekuatan tinju terbaik di Asia. Pada Asian Games 2022, Uzbekistan berhasil meraih tiga medali emas. Sementara itu, China menjadi juara umum cabang tinju dengan mengoleksi lima medali emas.
Hengky menambahkan, ada target medali yang dibebankan kepada beberapa atlet. "Semoga kami mendapat medali, kalau undiannya nanti bagus ya bisa saja. Kita punya Maikhel, Uswatun, dan Asri Udin, mereka ditargetkan medali," pungkasnya.
Dari kelima atlet yang dikirim, tiga nama disebut memiliki peluang lebih besar untuk menyumbang medali. Namun, hasil akhir sangat tergantung pada undian lawan yang akan mereka hadapi di Nagoya nanti.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
