Percasi Pilih Agustiar Sabran, Fokus Digital dan Sekolah
Gambar atau konten salah?
Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) baru saja menyelesaikan Musyawarah Nasional (Munas) yang berlangsung di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, pada 10–12 April 2026. Dalam rapat tersebut, Agustiar Sabran terpilih menjadi ketua umum periode 2026‑2030.
Agustiar menggantikan Utut Adianto dan terpilih secara aklamasi. Utut mengungkapkan, “Ini bagian dari regenerasi dan konsep ke depan adalah kita menyongsong dengan konsep digitalisasi dan juga makin banyak catur di sekolah‑sekolah. Itu mulai dari pembibitannya. Kalau prestasinya tetap seperti sekarang, Pelatnas yang tidak terputus. Tapi ini nanti tentu ranahnya ketua umum yang baru.”
Agustiar menyatakan, “Olahraga catur ini banyak sekali manfaatnya, tentu sangat cocok jika diterapkan kepada para pelajar, untuk itu saya berencana untuk memasukan olahraga catur ke dalam ekstrakurikuler di sekolah‑sekolah.”
Di sisi lain, Menteri Olahraga RI, Erick Thohir menekankan pentingnya langkah digital. Ia berkata, “Digitalisasi olahraga catur tentu akan kita upayakan, karena hal ini penting untuk mengikuti perkembangan zaman, apalagi pengaruhnya sangat besar untuk meningkatkan jumlah pecatur kita.”
Erick Thohir, yang juga menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Tengah, menegaskan komitmennya: “Hal itu guna mempermudah anak muda dalam mengasah kemampuan caturnya.”
Dengan pemimpin baru dan dukungan digital, Percasi tampak siap memperluas jangkauan catur ke sekolah dan komunitas muda, menjaga kontinuitas pelatnas dan memanfaatkan teknologi untuk menumbuhkan lebih banyak pecatur di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
