Peringkat Utang RI Tembus AAA, Menkeu: Bukti Kebijakan Prabowo Tepat

Guntur P. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Peringkat Utang RI Tembus AAA, Menkeu: Bukti Kebijakan Prabowo Tepat

Gambar atau konten salah?

Indonesia baru saja mendapatkan peringkat utang tertinggi, yaitu AAA dengan Outlook Stabil, dari Lianhe Credit Rating, sebuah lembaga pemeringkat asal China. Peringkat ini menjadi semacam pengakuan bahwa kebijakan fiskal pemerintah berjalan di jalur yang benar.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan hal itu saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, pada Kamis 23 Juli 2026. Menurutnya, capaian ini membuktikan bahwa kebijakan yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto sudah tepat. "Itu nunjukin bahwa kebijakan Pak Prabowo mengendalikan, menjalankan fiskal, benar," ujarnya.

Purbaya juga menepis anggapan bahwa kebijakan fiskal selama pemerintahan Prabowo bersifat brutal atau sembarangan. Ia menegaskan bahwa semuanya dilakukan secara hati-hati dan penuh perhitungan. "Enggak, seperti kata orang-orang bilang brutal segala macam, enggak. Memang prudent dan hati-hati dengan dampak yang cukup baik," katanya.

Salah satu bukti dari kebijakan yang hati-hati itu, menurut Purbaya, adalah pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun 2026 yang mencapai 5,6%. Angka ini cukup tinggi dan menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia bergerak positif.

Untuk ke depannya, Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi akan terus meningkat. Ia memperkirakan pertumbuhan pada kuartal kedua bisa mencapai 5,4%. "Mungkin triwulan kedua 5,4% sampai 5 poin sekian," katanya.

Lebih lanjut, ia yakin bahwa pada semester kedua, tepatnya kuartal ketiga dan keempat, pertumbuhan akan lebih cepat lagi. Alasannya, menurut Purbaya, jumlah uang yang beredar di sistem perekonomian sudah cukup untuk mendorong aktivitas ekonomi. "Karena cukup kita pastikan cukup uang di sistem perekonomian untuk mendorong ekonomi," jelasnya.

Peringkat AAA dari Lianhe ini menjadi sinyal positif bagi kepercayaan investor terhadap Indonesia. Ditambah dengan proyeksi pertumbuhan yang terus naik, pemerintah optimis tren ekonomi akan berlanjut. Namun, semua ini tetap bergantung pada bagaimana kebijakan fiskal dijalankan secara konsisten ke depannya.

peringkat utang AAALianhe Credit Ratingkebijakan fiskalMenteri Keuangan PurbayaPrabowo Subiantopertumbuhan ekonomikepercayaan investor

Komentar

Memuat komentar...