Perjalanan Mewah Naik Meski Konflik Timur Tengah 2026

Dwi H. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 111 dibaca
Bisik.id
Perjalanan Mewah Naik Meski Konflik Timur Tengah 2026

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Di tengah konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, industri perjalanan mewah tetap menunjukkan pertumbuhan yang kuat.

Data terbaru dari jaringan perjalanan mewah bernama Virtuoso menegaskan optimisme sektor ini untuk tahun 2026. Menurut Virtuoso, 93 % pelaku industri menyoroti konflik geopolitik, sementara 79 % menekankan ketidakpastian politik sebagai tantangan utama.

Meski demikian, pengeluaran wisatawan yang stabil dan pergeseran ke pengalaman mewah berbasis pengalaman menjaga semangat optimisme. Sektor pariwisata diperkirakan akan menyumbang hampir 12 triliun USD (Rp 204 kuadriliun) terhadap PDB global pada 2025, setara dengan sekitar 10 % dari ekonomi dunia.

Tren baru yang muncul menunjukkan wisatawan kaya lebih memilih pengalaman daripada barang fisik. Di Eropa, Prancis diproyeksikan memimpin pertumbuhan perjalanan internasional dengan kenaikan hampir 14 % pada 2026, diikuti oleh Jerman, Italia, dan Spanyol.

Survei Virtuoso Pulse Januari 2026 menunjukkan mayoritas agen perjalanan (62 %) dan mitra pilihan (60 %) memiliki tingkat kepercayaan bisnis tinggi. Sebanyak 75 % pemilik agensi berencana menambah staf tahun ini, baik penasihat penuh waktu, staf pendukung, maupun kontraktor independen.

Prospek positif didorong oleh anggaran klien yang sehat dan konsumen mewah yang tetap aktif. Perilaku wisatawan juga mengalami perubahan: 55 % tertarik pada destinasi baru, 39 % memilih perjalanan multi-destinasi, dan 36 % mengutamakan pengalaman yang lebih santai dan mendalam.

Meski sensitif terhadap harga—34 % agen melaporkan hal ini—pelancong menyesuaikan durasi perjalanan (59 %) atau jenis akomodasi (56 %) tanpa membatalkan rencana.

"Saya sangat antusias mengubah tantangan menjadi peluang dengan perspektif baru. Fokus kami pada fleksibilitas dan komitmen bersama memperkuat dukungan bagi anggota, layanan untuk mitra, dan kesiapan beradaptasi di tahun-tahun mendatang," kata CEO Virtuoso, Matthew D. Upchurch.

Dengan data yang menunjukkan kepercayaan tinggi di antara pelaku industri, serta permintaan yang terus tumbuh untuk pengalaman eksklusif, sektor perjalanan mewah menunjukkan ketahanan yang kuat meski dunia menghadapi ketidakpastian geopolitik. Industri ini terus menyesuaikan strategi, menambah tenaga kerja, dan memfokuskan layanan pada fleksibilitas serta dukungan kepada mitra, menegaskan kesiapan menghadapi tantangan di masa depan.

perjalanan mewahkonflik geopolitikVirtuosopengalaman eksklusifEropatenaga kerjafleksibilitas

Komentar

Memuat komentar...