Perpanjangan Rute Timur Tengah Air France Hingga Maret
Gambar atau konten salah?
Air France, maskapai penerbangan asal Prancis, memutuskan untuk menangguhkan lagi semua rute ke Timur Tengah. Penangguhan ini diperpanjang hingga akhir bulan Maret 2026. Penerbangan menuju Dubai dan Riyadh dibatalkan sampai 31 Maret 2026, sedangkan rute ke Tel Aviv dan Beirut ditunda hingga 4 April 2026. “Karena konteks keamanan di tujuan dan penutupan wilayah udara tertentu, perusahaan terpaksa memperpanjang penangguhan penerbangannya,” kata perwakilan maskapai, dikutip dari Reuters pada Selasa, 24 Maret 2026.
Keputusan ini menambah daftar penangguhan yang sudah ada. Sebelumnya, Air France sudah menghentikan penerbangan ke Tel Aviv, Beirut, Dubai, dan Riyadh sampai 17 Maret 2026. Rute ke Riyadh, Dammam, dan Dubai juga dibatalkan hingga 28 Maret 2026, sementara penerbangan ke Tel Aviv ditangguhkan hingga akhir musim dingin.
Tidak hanya maskapai Prancis, banyak operator global yang menyesuaikan jadwal mereka. Aegen Airlines, maskapai asal Turki, membatalkan rute ke Tel Aviv, Beirut, Erbil, dan Baghdad sampai 29 Maret 2026. Penerbangan ke Dubai dihentikan hingga 28 Maret 2026, dan ke Riyadh sampai 27 Maret 2026.
Di Eropa, Air Baltic Latvia mengumumkan semua penerbangan ke Tel Aviv dibatalkan sampai 28 Maret 2026, dan rute ke Dubai juga dihentikan hingga 30 Maret 2026. Maskapai Kanada, Air Canada, memutuskan untuk menghentikan semua penerbangan ke Tel Aviv sampai 2 Mei 2026 dan ke Dubai hingga 28 Maret 2026.
Maskapai Hong Kong, Cathay Pacific, menangguhkan penerbangan ke dan dari Dubai serta ke dan dari Riyadh hingga 31 Maret 2026. Sementara itu, Delta Airlines di Amerika Serikat membatalkan penerbangan New York–Tel Aviv sampai 31 Maret 2026 dan penerbangan Tel Aviv–New York hingga 1 April 2026. Penerbangan Atlanta–Tel Aviv ditunda, dengan rute ke Tel Aviv dihentikan sementara hingga 4 Agustus 2026 dan rute dari Tel Aviv hingga 5 Agustus 2026.
Perubahan jadwal ini mencerminkan ketidakpastian keamanan di wilayah Timur Tengah. Maskapai menyesuaikan rute mereka untuk melindungi penumpang dan karyawan. Dampaknya terasa luas, memengaruhi perjalanan bisnis, pariwisata, dan konektivitas global. Perusahaan penerbangan di seluruh dunia terus memantau situasi dan akan menginformasikan pembaruan lebih lanjut bila diperlukan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi