Perry Mundur, Pemerintah Jamin Ekonomi Stabil

Endah K. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Perry Mundur, Pemerintah Jamin Ekonomi Stabil

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Indonesia memastikan bahwa pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) tidak akan memengaruhi kebijakan moneter atau stabilitas ekonomi nasional. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan hal ini untuk menenangkan masyarakat dan pelaku usaha.

"Pemerintah menjamin seluruh proses berjalan transparan dan tidak mengganggu keberlangsungan kebijakan moneter maupun stabilitas ekonomi nasional sehingga masyarakat dan pelaku usaha diharapkan tetap tenang," kata Prasetyo dalam unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet pada Senin, 27 Juli 2026.

Saat ini, posisi Perry digantikan oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI. Prasetyo menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri Perry pada Minggu, 26 Juli 2026. Langkah selanjutnya, pemerintah akan menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) pemberhentian secara hormat sesuai dengan Undang-Undang Bank Indonesia.

Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Perry selama memimpin BI. Perry diketahui mulai menjabat sebagai Gubernur BI pada tahun 2018.

"Presiden menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi Perry Warjiyo yang memimpin BI selama kurang lebih tujuh tahun menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan nasional. Pemerintah akan menindaklanjuti dengan penerbitan Keppres pemberhentian secara hormat, sesuai UU Bank Indonesia," sebut Prasetyo.

Sementara itu, Destry Damayanti memastikan operasional BI tetap berjalan normal selama masa transisi. Ia menjelaskan bahwa seluruh tugas bank sentral akan dijalankan seperti biasa dengan mekanisme pengambilan keputusan yang sudah ada.

BI menerapkan sistem pengambilan keputusan melalui komite dan Rapat Dewan Gubernur. Selain itu, kepemimpinan di BI bersifat kolektif kolegial. Artinya, tugas dan kewenangan tetap dijalankan bersama oleh seluruh anggota Dewan Gubernur.

"Dan yang terakhir yang terpenting adalah di Bank Indonesia kepemimpinan ini adalah kolektif kolegial. Jadi tentunya nanti kami berlima di sini akan juga terus melanjutkan tugas dan amanah yang harus dijalankan oleh Bank Indonesia secara kolektif kolegial," tutup Destry.

Perry Warjiyo mengundurkan diri setelah memimpin BI selama tujuh tahun. Masa kepemimpinannya dimulai pada 2018. Pemerintah menekankan bahwa transisi kepemimpinan ini tidak akan mengganggu stabilitas ekonomi. Destry Damayanti, sebagai pejabat sementara, akan melanjutkan tugas bersama empat anggota Dewan Gubernur lainnya. Sistem kolektif kolegial di BI memastikan bahwa keputusan tetap diambil secara bersama-sama, bukan oleh satu orang saja.

Perry WarjiyoGubernur BIpengunduran dirikebijakan moneterstabilitas ekonomiDestry Damayantitransisi kepemimpinan

Komentar

Memuat komentar...