Petir Megaflash 829 km Rekor Terpanjang Terbukti di AS
Gambar atau konten salah?
Sebuah kilatan cahaya raksasa baru saja tercatat di Amerika Serikat, menembus jarak 515 mil atau 829 km, menghubungkan wilayah Texas bagian timur dengan Kansas City di Missouri.
Fenomena ini disebut petir megaflash, dan menjadi rekor terpanjang yang pernah didokumentasikan dalam sejarah manusia.
Rekor sebelumnya tercatat pada 01 April 2020 dengan jarak 767 km, sehingga sambaran ini secara otomatis menumbangkan catatan lama.
“Kami menyebutnya petir megaflash dan kami baru sekarang memahami mekanisme bagaimana dan mengapa hal itu terjadi,” kata Randy Cerveny, profesor di Arizona State University, dalam sebuah pernyataan.
Menurut definisi, sambaran petir biasa menempuh jarak kurang dari 16 km. Untuk dikategorikan megaflash, panjangnya harus minimal 100 km.
Megaflash biasanya lahir dari badai ekstrem yang bertahan setidaknya 14 jam atau lebih, namun hanya sekitar 1 persen badai petir yang mampu menghasilkan fenomena ini.
Randy Cerveny dan timnya memanfaatkan satelit GOES-16 milik NOAA, yang mampu memetakan hingga satu juta sambaran petir per hari dengan presisi tinggi.
“Satelit cuaca kami membawa peralatan deteksi petir yang sangat akurat yang dapat kami gunakan untuk mendokumentasikan hingga milidetik saat kilatan petir dimulai dan seberapa jauh jangkauannya,” ujar Cerveny.
Satelit canggih ini dapat mendokumentasikan hingga milidetik saat kilatan petir dimulai dan seberapa jauh jangkauannya, menambah pemahaman ilmiah tentang mekanisme petir.
Rekor ini menegaskan bahwa meski jarak petir biasanya singkat, kondisi atmosfer tertentu dapat memicu sambaran yang sangat panjang. Penelitian ini membuka peluang lebih lanjut untuk memahami dinamika badai ekstrem dan meningkatkan sistem peringatan dini bagi wilayah yang rawan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Taufik Sekap Pacar 1,5 Tahun, Akui Menyesal
Kawanan Monyet Serbu Dua Dusun, Warga Ciamis Waswas
Puluhan Ton Eceng Gondok Disikat dari Waduk Jangari Cianjur
Lima Jemaah Haji Tasikmalaya Meninggal di Tanah Suci
Bandung Terima 151 Mesin RDF Hibah, 50 Titik Bantuan TNI AD
DPRD Jabar: Jangan Korbankan Beasiswa Miskin Demi Sekolah Swasta
Berita Terbaru
Yamaha Fazzio Hybrid: Dari Kanvas Kreatif hingga Motor Fungsional
Rektor ITB Usulkan Mahasiswa Tahu Nilai UTBK Dulu Sebelum Daftar Kampus
Toyota Fortuner Pelat Merah Dilelang, Pajak Cuma Rp 1,8 Juta
Tecno Rilis EllaClaw, Agen AI yang Bisa Otomatiskan Tugas Ponsel
Ahli Bantah Gempa California dan Jepang Saling Terkait
Jepang Kembali Gagalkan Tim Eropa, Lolos ke 32 Besar Piala Dunia
