Pinang Flexi Bank Raya Tingkatkan Pinjaman Pasca Idulfitri
Gambar atau konten salah?
Bank Raya, bank digital yang berada di bawah BRI Group, berupaya mempermudah akses keuangan bagi masyarakat luas melalui pemanfaatan teknologi. Salah satu produk andalan mereka adalah Pinang Flexi, layanan pinjaman konsumtif digital yang dirancang agar prosesnya cepat, mudah, dan praktis.
Setelah momen Hari Raya Idulfitri 2026, banyak orang menghadapi kebutuhan mendesak: kebutuhan pokok, keperluan rumah tangga, dan persiapan anak kembali ke sekolah setelah libur panjang. Pinang Flexi hadir sebagai solusi, memungkinkan masyarakat mengakses pinjaman dengan cepat dan terpercaya.
Menurut Direktur Bisnis Bank Raya, Kicky Andrie Davetra, “Pasca Hari Raya Idulfitri masyarakat tentunya memiliki berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi seperti kebutuhan pokok, keperluan rumah tangga maupun persiapan anak-anak kembali masuk sekolah setelah libur panjang. Dengan kemudahan yang ditawarkan Pinang Flexi, masyarakat tidak perlu bingung mengakses pinjaman yang mudah dan terpercaya,” jelasnya dalam keterangan tertulis pada 27 Maret 2026.
Pinang Flexi menawarkan plafon pinjaman mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 25 juta. Bagi nasabah loyal, plafon dapat meningkat hingga Rp 35 juta. Tenor pinjaman fleksibel, dimulai dari 1 hingga 18 bulan, dan suku bunga bersaing.
Nasabah yang dapat mengakses layanan ini harus memiliki KTP, berusia antara 21 hingga 55 tahun, menerima gaji melalui rekening Bank Raya atau BRI minimal selama 7 bulan, serta memiliki riwayat kredit yang baik. Pencairan dana cepat dan tanpa potongan biaya di muka membuat Pinang Flexi menjadi pilihan praktis bagi mereka yang membutuhkan solusi keuangan.
Proses pengajuan dimulai dengan mengunduh aplikasi Pinang Flexi dari App Store atau Google Play Store. Nasabah diminta mengisi data identitas dan nominal plafon yang diajukan. Jika memenuhi syarat, pengajuan akan diproses lebih lanjut hingga tahap persetujuan, lalu dana dicairkan ke rekening nasabah sesuai ketentuan.
Alternatif lain adalah melalui aplikasi JMO (Jamsostek Mobile). Pengguna membuka aplikasi JMO, memilih menu Lainnya, lalu klik bagian Finansial & Kesejahteraan, pilih Dana Siaga, dan lanjutkan dengan opsi Pinang Flexi. Setelah menyetujui syarat dan ketentuan dengan memilih Saya Setuju, pengguna otomatis diarahkan ke WebView Pinang Flexi untuk melanjutkan proses pengajuan.
Hasilnya, pada akhir Desember 2025, total outstanding Pinang Flexi meningkat 20,5% (YoY) menjadi Rp 1,03 triliun dengan jumlah nasabah sebanyak 21.544 NoA. Pertumbuhan ini mencerminkan minat tinggi nasabah terhadap solusi pembiayaan cepat dan fleksibel.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat kapabilitas digital Pinang Flexi agar dapat menjangkau lebih banyak nasabah, untuk itu kami akan terus mendorong potensi kolaborasi dengan berbagai perusahaan untuk memberikan pinjaman tunai untuk berbagai kebutuhan karyawan mereka. Kami juga berkomitmen untuk menghadirkan inovasi yang relevan, cepat, dan dapat diandalkan untuk kebutuhan pengelolaan keuangan masyarakat,” pungkas Kicky Andrie Davetra.
Dengan fitur yang mudah diakses dan proses yang cepat, Pinang Flexi menjadi alat yang efektif bagi Bank Raya untuk mendukung kebutuhan konsumtif masyarakat pasca Idulfitri. Pertumbuhan outstanding dan jumlah nasabah yang terus meningkat menandakan bahwa layanan ini memenuhi permintaan pasar akan pinjaman digital yang fleksibel dan terpercaya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
MSCI Perketat Aturan Saham EPI, Berlaku 2026
Dolar Menguat, Ketegangan Timur Tengah dan Minyak Jadi Pemicu
IHSG Menguat 1,10%, Asing Beli Bersih Rp725 Miliar
IHSG Dibuka Hijau di Level 6.200
Dolar AS Mendekati Rp 18.000, Konflik Timur Tengah Picu Penguatan
IHSG Sesi I Menguat, Asing Jual Bersih Rp302 Miliar
