PIP 2026: Cairkan Dana April, Mulai 1 Februari Tahap
Gambar atau konten salah?
Pemerintah sedang mencairkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk periode April 2026, memberi kabar baik bagi pelajar dan orang tua. Pencairan dilakukan secara bertahap untuk meringankan kebutuhan anak sekolah.
PIP adalah bantuan tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar yang disalurkan kepada peserta didik dari keluarga miskin atau rentan miskin. Tujuannya membantu membiayai pendidikan.
Nominal bantuan berbeda tergantung jenjang pendidikan:
- Peserta didik TK dan SD: Rp 450 ribu per tahun.
- Peserta didik SMP: Rp 750 ribu per tahun.
- Peserta didik SMA/Sederajat: Rp 1,8 juta per tahun.
Pencairan tidak serentak di seluruh Indonesia. Terdiri dari tiga termin:
- Termin 1: 1 Februari 2026 – 30 April 2026
- Termin 2: 1 Mei 2026 – 30 September 2026
- Termin 3: 1 Oktober 2026 – 31 Desember 2026
Jika kamu penerima PIP, cek status bantuan lewat ponsel. Langkahnya:
- Kunjungi https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v12. Gulir ke bawah sampai menemukan 'Cari Penerima PIP'.
- Masukkan NISN dan NIK sesuai kolom.
- Jawab soal perhitungan sederhana (misalnya 29-14).
- Tekan 'Cek Penerima PIP'.
- Jika nama muncul di SK Pemberian tapi belum terima dana dan buku tabungan, tanyakan ke sekolah atau hubungi Halo PIP 081244123425 melalui WhatsApp.
Itulah informasi lengkap mengenai pencairan PIP termin 1 di bulan April. Jika belum menerima dana, cek secara rutin online. Semoga bermanfaat! (astj/astj)
Program ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menyediakan dukungan finansial bagi pendidikan dasar hingga menengah, sekaligus memudahkan akses informasi bagi penerima.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
