PLN Kirim 4 Tower Darurat ke Sumut, Cepat Perbaiki Transmisi
Gambar atau konten salah?
PLN mengirimkan empat set Tower Emergency (TE) ke Sumatera Utara untuk memperbaiki jalur transmisi yang rusak akibat cuaca ekstrem. Empat tower ini berasal dari berbagai wilayah: satu set datang dari Aceh, satu set dari Sumatera Selatan, dan dua set lagi dari Jakarta.
Pengiriman dua set TE dari Jakarta menggunakan pesawat Hercules. Pesawat tersebut tiba di Sumatera Utara pada hari ini, menandai langkah cepat PLN dalam mobilisasi peralatan. Dengan demikian, pekerjaan di lapangan dapat dipercepat.
Menurut Yenti Elfina, Senior Manager Keuangan Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Pusat Penyaluran dan Pengatur Beban Sumatera, PLN kini mengerahkan personel dan sumber daya dari berbagai wilayah. “Kami bergerak cepat dengan mengerahkan personel lintas unit dan seluruh sumber daya yang dibutuhkan. Hari ini pesawat Hercules yang membawa dua set Tower Emergency dari Jakarta tiba di Sumatera Utara. Dukungan peralatan ini sangat penting untuk mempercepat pembangunan tower darurat dan pemulihan sistem transmisi yang terdampak,” ungkap Yenti pada Jumat, 5 Juni 2026.
Yenti menambahkan bahwa fokus PLN saat ini adalah mendirikan Tower Emergency pada jalur SUTET 275 kV. Langkah ini bertujuan mempercepat pemulihan sistem kelistrikan. Menurut rencana teknis, pendirian tower tersebut ditargetkan selesai pada 14 Juni 2026, asalkan kondisi cuaca dan akses pekerjaan di lapangan berjalan sesuai rencana.
Seluruh personel bekerja maksimal 24 jam, menekankan keselamatan dan kualitas pekerjaan. “Kami optimistis pendirian Tower Emergency dapat diselesaikan sesuai target sehingga proses normalisasi sistem kelistrikan dapat berjalan lebih cepat dan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat segera pulih sepenuhnya,” jelas Yenti.
Ia juga meminta maaf kepada masyarakat atas gangguan kelistrikan yang mungkin terjadi selama proses pemulihan. “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. Saat ini manajemen beban masih dilakukan secara terukur di beberapa wilayah untuk menjaga keandalan sistem. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat, Pemerintah Daerah, serta TNI/Polri dalam percepatan pemulihan ini,” tutup Yenti.
Dengan mobilisasi cepat dan dukungan logistik, PLN berusaha menstabilkan pasokan listrik di Sumatera Utara. Pembangunan Tower Emergency diharapkan dapat mengembalikan sistem transmisi ke kondisi normal sebelum akhir bulan Juni, memastikan masyarakat kembali menerima listrik secara andal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
