Pocong Bangkalan Viral di Media Sosial, Warga Skeptis
Gambar atau konten salah?
Di Bangkalan, isu pocong membuat media sosial heboh.
Meski begitu, warga Desa Pocong, Kecamatan Trageh, Bangkalan mengatakan tidak percaya dengan fenomena tersebut.
Zainuddin, salah satu perangkat desa, menyebut pocong yang tertangkap kamera bukan makhluk halus, melainkan hanya konten. Selasa, 26 Mei 2026, ia berkata: “Saya pikir fenomena itu di buat untuk mencari sensasi atau modus lain . Mungkin karena FYP itu banyak yang akhirnya banyak membuat konten,”
Menurut Zainuddin, selama ini warga di desanya tidak pernah melihat penampakan pocong meski desanya bernama Pocong. Ia menambahkan bahwa teror pocong sempat menghantui warga desa selama 40 malam hanya terjadi dalam cerita turun temurun yang belum diuji kebenarannya. “Sejak lahir sampai sekarang belum pernah mendengar warga melihat penampakan pocong. Kalau dulu ada, cuma cerita sebelum desa ini muncul,” ujarnya.
Hairil, juga warga desa, menganggap penampakan pocong nyata sangat tidak masuk akal. Ia menyebut kemungkinan ada kelompok yang membuat konten atau sekadar hasil editan AI. “Sekarang banyak yang bikin konten dari aplikasi AI. Tapi ini membuat orang pada takut,” ujarnya.
Hairil berharap pihak berwenang di daerah dapat mengungkap fenomena ini. Ia khawatir munculnya pocong tidak hanya sekadar konten. “Harapan kami pihak aparat yang berwenang segera bisa mengungkap , dan bisa menindak tegas jika kegiatan itu, karena hal itu bisa menjadi modus kejahatan. Apalagi sampai membawa senjata,” tandasnya.
Fenomena ini menyoroti bagaimana cerita rakyat dapat berubah menjadi bahan viral di media sosial, sementara masyarakat lokal tetap skeptis dan menuntut penyelidikan resmi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
