Pohon Asam Belanda Tumbang, Jalan Tulungagung‑Kediri Tertutup
Gambar atau konten salah?
09 April 2026 di Tulungagung, hujan deras dan angin kencang membuat sebuah pohon tumbang di jalan nasional Tulungagung-Kediri, menutup jalur dari kedua arah. Akses lalu lintas terhenti total.
Kapolsek Kedungwaru, AKP Karnoto, melaporkan bahwa pohon asam belanda jatuh sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Jayeng Kusuma, Kecamatan Kedungwaru. Pohon tersebut melintang di tengah jalan raya.
Ia menegaskan bahwa insiden terjadi saat arus lalu lintas lengang, sehingga tidak menimpa kendaraan. “Alhamdulillah aman, tidak mengenai pengguna jalan,” ujarnya.
“Ini tadi hujan deras disertai angin dan mengakibatkan pohon tumbang. Tadi arus lalu lintas sempat terganggu dan dialihkan melalui jalur alternatif,” kata AKP Karnoto, Kamis (9/4/2026).
Untuk membuka akses, tim gabungan BPBD, damkar, kepadilan dan warga bergotong royong mengevakuasi pohon. Prosesnya memakan waktu sekitar satu jam. “Untuk membuka akses jalan, tim gabungan dari BPBD, damkar, kepolisian dan warga bergotong royong mengevakuasi pohon yang menutup jalan. Proses pembukaan akses membutuhkan waktu sekitar satu jam,” imbuhnya.
Selama pembersihan, mereka harus menunggu tim PLN karena ada kabel yang ikut tertimpa. “Untuk pembersihan tadi kami harus menunggu tim dari PLN karena ada kabel yang ikut tertimpa,” tambahnya.
Setelah semua diangkat, jalur kembali terbuka dan semua jenis kendaraan dapat melintas. “Sekarang sudah kembali lancar,” jelasnya.
Insiden ini menegaskan bahwa cuaca ekstrem dapat memengaruhi lalu lintas, namun koordinasi cepat antara aparat dan warga dapat memulihkan akses dengan cepat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
