Polisi & TNI Tutup Area Judi Sabung Ayam di Desa Pepe
Gambar atau konten salah?
Sidoarjo – Polisi dan TNI menutup area yang diduga menjadi arena judi sabung ayam di Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Penindakan ini dilakukan setelah masyarakat mengajukan dumas tentang aktivitas perjudian di lahan kosong.
Petugas Polsek Sedati dan Polresta Sidoarjo bersama Koramil Sedati, Pomal Lanudal Juanda, dan perangkat desa turun ke lokasi pada Sabtu, 11 April 2026. Kapolsek Sedati, Masyita Dian Sugianto, melaporkan bahwa saat tiba di tempat kejadian tidak ada kegiatan sabung ayam maupun pelaku yang terlihat.
“Ketika kami datang, lokasi dalam keadaan kosong. Tidak ada kegiatan sabung ayam yang sedang berlangsung,” ujarnya kepada wartawan pada Minggu, 12 April 2026.
Meski tidak menemukan aktivitas, petugas tetap mengeksekusi tindakan tegas. Mereka membongkar sarana yang diduga digunakan untuk perjudian dan memasang banner larangan di area tersebut. Selain itu, petugas mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas ilegal ini.
“Kami tidak pandang siapa saja. Jangan sampai ada warga maupun oknum yang terlibat judi sabung ayam. Itu jelas melanggar hukum,” tegas Masyita.
Di sisi lain, Kasi Humas Polresta Sidoarjo, Tri Novi Handono, mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam melaporkan gangguan keamanan. Ia menegaskan bahwa laporan melalui media massa, media sosial, kunjungan langsung ke kantor polisi, maupun hotline 110 sangat membantu kinerja kepolisian.
“Laporan masyarakat sangat mendukung kami dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
Penindakan ini menegaskan komitmen aparat dalam menegakkan hukum dan melindungi masyarakat dari praktik perjudian ilegal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
