Polres Barru Larang Jemaah Muhammadiyah Shalat Id di Masjid
Gambar atau konten salah?
Polres Barru membuka perkara terkait larangan jemaah Muhammadiyah beribadah di Masjid Nurul Tajdid.
Polisi menyatakan bahwa masalah itu merupakan permasalahan teknis yang sudah ditangani. Kapolres Barru, AKBP Ananda Fauzi Harahap, mengungkapkan alasan penolakan tersebut berkaitan dengan warga sekitar mosjid yang tidak melaksanakan salat Idul Fitri pada hari ini. Masjid tersebut hanya akan digunakan untuk salat Id pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Walau sempat terjadi ketegangan, Ananda Fauzi menegaskan situasi tetap terkendali. Personel Polsek Barru turut ditempatkan di beberapa mosjid untuk mengamankan pelaksanaan salat.
Menanggapi penyebab penolakan, Ananda Fauzi menyatakan bahwa hal itu sudah ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Barru. Ia menambahkan bahwa ia tidak berwenang memberi penjelasan tentang hak atas masjid tersebut.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, belum memberikan keterangan terkait peristiwa ini. Ia belum merespons ketika dihubungi pada Jumat, 20 Maret 2026 malam.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Barru, Akhmad Jamaluddin, mengakui bahwa jemaah dilarang melaksanakan salat di Masjid Nurul Tajdid. Menurutnya, masjid tersebut merupakan aset resmi Muhammadiyah berdasarkan Akta Ikrar Wakaf. Akhmad mengatakan jemaah memilih tidak memaksakan diri untuk beribadah di sana demi menjaga kondusivitas dan menghindari gesekan fisik.
Jemaah tersebut kemudian memutuskan untuk melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Nurut Tarbiyah Muhammadiyah Padaelo, Kecamatan Tanete Rilau, atau di Masjid Muhammadiyah Takkalasi di Kecamatan Balusu, tergantung waktu.
Ringkasan: Polres Barru menutup kasus larangan jemaah Muhammadiyah beribadah di Masjid Nurul Tajdid karena masalah teknis. Penolakan terkait warga sekitar yang tidak melaksanakan salat Idul Fitri. Masjid akan digunakan pada Sabtu, 21 Maret 2026. Penegakan keamanan dilakukan oleh polisi, sementara penyebabnya ditangani pemerintah kabupaten. Bupati belum merespons, dan jemaah Muhammadiyah memindahkan ibadah ke mosjid lain.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
