Polresta Malang Siapkan 500 Personel Aman Aksi Hari Buruh
Gambar atau konten salah?
Polresta Malang Kota menyiapkan skema pengamanan ketat untuk aksi Hari Buruh 1 Mei 2026. Sebanyak 500 personel akan diturunkan di depan Balai Kota Malang untuk mengawal jalannya penyampaian aspirasi masyarakat. Personel tersebut berasal dari Polresta Malang Kota, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Malang. Aksi diperkirakan diikuti oleh 300 hingga 500 orang, terdiri dari buruh dan mahasiswa.
"Personel gabungan yang disiagakan terdiri dari berbagai unsur, mulai dari Polresta Malang Kota, TNI, Satpol PP, hingga Dishub Kota Malang. Kami siapkan kurang lebih sebanyak 500 personel," ujar Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Wiwin Rusli kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).
Wiwin menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen untuk memfasilitasi hak masyarakat dalam berpendapat secara terbuka. Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan berbagai pihak agar kegiatan yang rencananya dimulai pada pukul 13.12 WIB tersebut bisa berjalan tertib serta dalam koridor hukum.
"Dari informasi, akan dilaksanakan penyampaian aspirasi dari elemen buruh dan gabungan dengan mahasiswa. Sesuai dengan arahan Kapolresta, setiap elemen masyarakat dipersilahkan menyampaikan aspirasi dan kami layani," tegasnya.
Menurut Wiwin, massa aksi akan memulai pergerakan dengan berkumpul terlebih dahulu di kawasan Alun-Alun Merdeka. Dari titik kumpul tersebut, peserta aksi akan melakukan long march menuju Balai Kota Malang. Setibanya di lokasi tujuan, aksi akan diisi dengan berbagai agenda kreatif seperti penampilan grup musik, pembacaan puisi, aksi teatrikal, hingga pembacaan pernyataan sikap resmi dari gabungan elemen tersebut.
Lokasi aksi juga telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian agar pemetaan keamanan dapat dilakukan secara akurat. Kompol Wiwin menjelaskan bahwa fokus pengamanan akan berada di titik yang menjadi jantung pemerintahan Kota Malang tersebut untuk mencegah potensi gangguan ketertiban umum.
"Lokasinya tetap sama. Yaitu di depan Gedung DPRD dan Balai Kota Malang," terangnya.
Selain pengerahan pasukan, kepolisian juga telah menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan Tugu. Pengaturan arus kendaraan ini bersifat situasional, bergantung pada kondisi kepadatan massa di lapangan. Skenario penutupan jalan sebagian hingga penutupan total di kawasan Alun-Alun Tugu atau Balai Kota Malang telah disiapkan guna menghindari kemacetan panjang di area pusat kota.
"Apabila masih dimungkinkan, kita buka separuh. Tetapi kalau memang sudah penuh, maka kami lakukan penutupan," pungkasnya.
Dengan rencana yang terkoordinasi, Polresta Malang Kota siap menjaga ketertiban dan memfasilitasi aksi Hari Buruh. Keamanan terfokus pada area pemerintahan pusat, sementara manajemen lalu lintas menyesuaikan kondisi di lapangan. Aksi ini diharapkan berlangsung tertib dan aman, memberi ruang bagi partisipan untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Tabrakan Bus vs Truk di Nganjuk, Lalu Lintas Macet 2 Jam
Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Kanada Hadapi Maroko
Bus Sugeng Rahayu Terguling ke Sungai di Nganjuk
Pabrik Kaleng Rp200 Miliar Resmi Beroperasi di Banyuwangi
24 SMP Negeri di Ponorogo Kebingungan Isi Kursi Kosong
Fathoni Dorong Pemkot Surabaya Terus Berinovasi Hadapi Tantangan Fiskal
Berita Terbaru
Tabrakan Bus vs Truk di Nganjuk, Lalu Lintas Macet 2 Jam
Menu Mewah Pernikahan Taylor-Travis Bocor
Said Iqbal Datangi Pekerja, Pastikan Hak 422 Eks Karyawan Dibayar
Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Kanada Hadapi Maroko
Bus Sugeng Rahayu Terguling ke Sungai di Nganjuk
Gelombang Panas Prancis Tewaskan 2.025 Orang
