Polsek Berastagi Tangkap Dua Pria Pungli Air Panas Doulu
Gambar atau konten salah?
Di jalur wisata Air Panas Doulu, Berastagi, Karo, Sumatera Utara, terungkap aksi pungutan liar (pungli) yang mengganggu pengunjung. Polsek Berastagi mengumumkan penangkapan dua pria yang diduga terlibat pada 14 Juni 2026.
Kapolsek Berastagi, AKP Henry D. B. Tobing, menyatakan, “Kami mengamankan dua pria yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pengunjung objek wisata pemandian.” Pernyataan tersebut diambil langsung dari lapangan.
Pelaku pertama bernama SS, berusia 44 tahun, berasal dari Desa Ketaren, Kecamatan Kabanjahe. Pelaku kedua, ZS, 32 tahun, berasal dari Desa Doulu, Kecamatan Berastagi. Kedua pria tersebut ditangkap di depan sebuah warung di jalur wisata Air Panas Doulu.
Ketika petugas turun dari kendaraan untuk memeriksa, SS dan ZS berusaha melarikan diri. Setelah pengejaran singkat, petugas berhasil mengamankan mereka. “Setelah dilakukan pengejaran, petugas berhasil mengamankan kedua pria tersebut,” ujar Kapolsek.
Para tersangka dibawa ke Polres Karo untuk pemeriksaan lebih lanjut dan proses hukum. Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi pungli yang merugikan masyarakat maupun wisatawan.
“Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang melakukan pungli, khususnya di kawasan wisata. Praktik seperti ini tidak hanya merugikan pengunjung, tetapi juga dapat mencoreng citra pariwisata Kabupaten Karo yang selama ini menjadi salah satu kebanggaan masyarakat,” kata Henry.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban di kawasan wisata agar wisatawan merasa aman saat berkunjung.
Aksi pungli di tempat wisata di Karo bukan satu-satunya. Sebelumnya, video pungli di pintu masuk ke lokasi Sidebuk‑debuk viral di media sosial. Dalam video tersebut, wisatawan mengeluhkan pungutan lebih dari satu kali di sana.
Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat di area wisata. Penegakan hukum yang tegas dan partisipasi masyarakat dapat meminimalisir praktik pungli, menjaga reputasi pariwisata, dan melindungi hak pengunjung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
