PPIH Surabaya Atur Aktivitas Haji di Cuaca Ekstrem 47°C
Gambar atau konten salah?
Surabaya, 28 Mei 2026 – Cuaca di Tanah Suci sedang mencapai puncak musim panas. PPIH Embarkasi Surabaya menginformasikan bahwa otoritas Arab Saudi telah mengeluarkan imbauan khusus kepada jemaah haji untuk membatasi aktivitas di luar ruangan saat suhu ekstrem.
Kepala PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, menegaskan bahwa kondisi jemaah haji memang menghadapi tantangan tersendiri, terutama akibat cuaca panas yang cukup terik. Ia berkata, “Kalau masalah kesehatan, insyaallah tetap ada. Cuman dengan panas yang sangat ini, dengan panas yang sangat yang mencapai 47⁰ C, imbauan dari otoritas Arab Saudi tadi yang kami terima bahwa jemaah diminta tetap melaksanakan kegiatan salat zuhur dan asar ada di tenda, dan tidak melakukan kegiatan di luar tenda,” saat dihubungi.
Menjelaskan lebih lanjut, Anam menegaskan bahwa jemaah sebenarnya tidak dilarang keluar tenda. Namun, aktivitas di luar ruangan disarankan dilakukan setelah cuaca tidak terlalu panas. Ia menambahkan, “Jemaah diminta sampai dengan jam 4:00 waktu Arab Saudi baru boleh keluar dari tenda, karena panasnya memang mencapai 47 derajat celcius.”
Selain itu, PPIH Embarkasi Surabaya menyiapkan penanganan khusus bagi jemaah yang sakit. Anam menjelaskan bahwa jemaah yang mengalami gangguan kesehatan akan disafariwukufkan saat pelaksanaan wukuf di Arafah. Menurutnya, jemaah sakit nantinya akan difasilitasi menggunakan mobil menuju lokasi wukuf, kemudian kembali lagi ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Untuk jemaah lanjut usia (lansia), Anam memastikan kondisinya masih terkendali. Ia menyebut fasilitas tenda yang disediakan cukup nyaman bagi para jemaah. Ia berkata, “Jemaah mendapatkan tempat sesuai dengan harapan jemaah yang saat ini sedang melaksanakan wukuf,”.
Kasus jemaah tertua Embarkasi Surabaya, Marsiyah (105) asal Kabupaten Kediri, juga dilaporkan dalam keadaan sehat dan tetap dapat menjalankan ibadah haji. Ia menegaskan, “Enggak ada masalah (Marsiyah), bagus sehat. Kemarin bahkan ditemui sama Wakil Menteri Haji dan Umrah,”.
Dengan kondisi cuaca ekstrem, PPIH Embarkasi Surabaya menyesuaikan jadwal ibadah dan menyediakan fasilitas medis bagi jemaah, memastikan keamanan dan kenyamanan selama haji.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
